**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, telah mengajukan usulan kepada pemerintah untuk membentuk Akademi Keamanan Siber. Tujuannya adalah untuk memperkuat keamanan siber di Indonesia yang semakin dibutuhkan saat ini.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, Fadel menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mendirikan *Cyber Security Academy*. Menurutnya, industri yang berbasis pengetahuan seperti teknologi informasi memiliki potensi yang besar, namun juga menawarkan tantangan yang tidak kalah signifikan bagi bangsa.
Fadel menegaskan bahwa agar Indonesia dapat menguasai industri ini, diperlukan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, sangat penting bagi pemerintah untuk menyediakan fasilitas pendidikan dan pelatihan yang mutakhir guna menghasilkan tenaga kerja yang kompeten di bidang teknologi informasi.
Kehadiran Akademi Keamanan Siber, menurut Fadel, akan sangat krusial untuk menciptakan tenaga ahli di bidang keamanan siber yang siap menghadapi tantangan yang semakin rumit dan beragam. Fadel juga mengungkapkan bahwa usulan ini telah disampaikan kepada presiden terpilih, Prabowo Subianto, dengan harapan bahwa inisiatif tersebut dapat direalisasikan oleh pemerintahan yang akan datang.
Lebih lanjut, ia mendorong perusahaan keamanan siber, seperti ITSEC Asia, serta badan-badan usaha milik negara agar berperan aktif dalam mewujudkan akademi ini. Fadel mengungkapkan harapannya bahwa ITSEC dapat menjadi pelopor dalam pengembangan akademi tersebut. Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya dalam melindungi diri dari serangan siber yang semakin mengkhawatirkan.
Ia menekankan bahwa keamanan negara dari serangan siber yang semakin canggih dan kompleks adalah hal yang mutlak di tengah kemajuan teknologi. Fadel menegaskan bahwa sinergi antar lembaga sangat penting untuk mencegah terjadinya serangan yang merusak infrastruktur vital negara.
Selain itu, ia juga optimis bahwa ITSEC Cybersecurity Summit 2024 dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas industri teknologi informasi di Indonesia. Acara ini akan menghimpun ahli keamanan siber, pejabat pemerintah, serta pemangku kepentingan di sektor industri. Pertemuan tersebut diharapkan dapat membahas tren terbaru dan ancaman yang berpotensi muncul dalam keamanan siber, dengan fokus pada perlindungan data di sektor-sektor strategis seperti keuangan, pemerintahan, telekomunikasi, kesehatan, energi, dan transportasi.
ANTARA
Usulan Pembentukan Akademi Keamanan Siber untuk Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Komentar (0)
Memuat komentar…







