**Borneonews - Bandung**, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di daerah ini dilakukan dengan penuh transparansi dan tanggung jawab. Hal tersebut dinyatakan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat, Sumasna, yang mendorong masyarakat yang memenuhi kriteria untuk mendaftar sebagai CPNS. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pegawai negeri, tetapi juga sebagai salah satu upaya untuk mengurangi tingkat pengangguran di wilayah tersebut.
Dalam eksplanasinya, Sumasna menekankan bahwa proses seleksi CPNS dikelola secara terpisah. Pihak BKD akan fokus pada proses administrasi, sementara ujian akan dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). "Kami tidak akan terlibat saat pelaksanaan ujian, termasuk tidak berada di ruangan saat peserta melakukan tes," jelasnya. Pihaknya hanya bertanggung jawab untuk menyerahkan dokumen administrasi peserta yang lulus tahap administrasi kepada BKN untuk selanjutnya.
Sumasna juga menegaskan adanya prinsip keadilan dalam penyelenggaraan tes CPNS di Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2015. Secara khusus, nilai ujian akan diumumkan secara *real time*, segera setelah peserta menyelesaikan ujian dan meninggalkan ruangan. "Hasil ujian dapat langsung diketahui oleh peserta, apakah mereka memiliki nilai tertinggi atau tidak, sehingga proses ini lebih adil," ungkapnya.
Untuk tahun 2024, formasi yang tersedia untuk CPNS di Jawa Barat mencapai 899 orang. Di antara jumlah tersebut, sebanyak 146 posisi diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, sedangkan sisanya akan diisi oleh tenaga teknis yang ditugaskan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Peningkatan jumlah rekrutmen tenaga kesehatan pada tahun ini diakibatkan oleh kebutuhan yang mendesak akan dokter, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Sumasna menambahkan bahwa beberapa tahun terakhir, rekrutmen tenaga kesehatan tidak dilakukan, sehingga perlu adanya regenerasi untuk meningkatkan keberhasilan dalam bidang kesehatan di masa depan. "Kami perlu mempersiapkan regenerasi karir, baik untuk dokter, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya," ujarnya.
ANTARA
Jawa Barat Pastikan Tes CPNS 2024 Transparan dan Adil
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







