**Borneonews - Makassar**, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengungkapkan harapannya agar Kota Maniwa di Jepang dapat menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Makassar dalam upaya mewujudkan sebuah kota dengan emisi karbon yang rendah.
Dalam pertemuannya dengan tim dari Kota Maniwa di Makassar, Ramdhan Pomanto, yang akrab disapa Danny, menegaskan bahwa Kota Makassar telah memproklamirkan dan mengampanyekan diri sebagai salah satu kota di Indonesia yang berkomitmen pada program Kota Rendah Karbon.
Sejauh ini, berbagai langkah telah diambil oleh pemerintah kota untuk mengurangi emisi karbon. Salah satu inisiatif yang telah dilaksanakan adalah kebijakan pemasangan panel surya atau *solar cell* di sejumlah fasilitas pendidikan, puskesmas, dan gedung pemerintahan.
Selain fokus pada dekarbonisasi, Pemerintah Kota Makassar juga meluncurkan program oksigenasi, yang berfungsi untuk meningkatkan kadar oksigen di udara. Tak kalah penting, program lorong wisata juga diperkenalkan sebagai bagian dari strategi untuk memperbaiki lingkungan perkotaan. Ramdhan menjelaskan bahwa lorong memiliki peran yang vital sebagai "sel" kota, yang berdampak pada kesehatan keseluruhan lingkungan.
Ia menambahkan bahwa dalam proses pembangunan kota, sangat penting untuk melibatkan masyarakat yang diistilahkan dengan *public engagement*. Melalui program Lorong Wisata, terdapat 21 konten yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di lorong-lorong. Berbagai aspek yang diangkat mencakup ketahanan pangan (*food security*), pengendalian inflasi (*inflation control*), ekonomi sirkular (*circular economy*), pertanian kota (*city farming*), taman kota (*city garden*), mitigasi sosial, serta pengembangan destinasi wisata baru dan unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan inisiatif-inisiatif tersebut, Makassar berambisi untuk menjadi contoh kota yang berkelanjutan dan layak huni di masa depan.
ANTARA
Kerja Sama Makassar dan Jepang, Wujudkan Kota Rendah Karbon
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







