**Borneonews - Manokwari**, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Provinsi Papua Barat melalui Bidang KSDA Wilayah II Manokwari baru saja melaksanakan pelepasliaran 49 satwa dilindungi. Satwa yang dilepas terdiri dari 32 ekor *kasturi* kepala hitam dan 17 ekor *perkici* pelangi.
Kepala Bidang KSDA Wilayah II Manokwari, Eko B Supriyadi, menjelaskan bahwa tindakan pelepasliaran berlangsung di Hutan Lindung Gunung Meja Manokwari. Eko memastikan bahwa semua satwa yang dilepas berada dalam kondisi sehat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan sumber daya alam di wilayah tersebut.
Pada pekan lalu, saat pelaksanaan patroli gabungan, petugas berhasil menyita total 80 ekor satwa, yang terdiri dari berbagai jenis. Di antara satwa yang disita adalah 6 ekor *kakatua koki*, 2 ekor *nuri bayan*, 38 ekor *kasturi* kepala hitam, 11 ekor *nuri kelam*, 22 ekor *perkici* pelangi, dan 1 ekor *nuri* hitam.
Dalam proses pemulihan, Eko memaparkan bahwa sebanyak 31 ekor satwa perlu menjalani proses habituasi terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan satwa-satwa tersebut sudah lama berada dalam penangkaran oleh masyarakat sekitar. "Kami menyimpan yang masih dalam tahap habituasi di ruang transit. Proses ini dilakukan dengan interval waktu yang bervariasi, hingga mereka benar-benar kembali liar dan sehat sebelum dilepas ke alam," ujar Eko.
Lebih lanjut, Eko menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian sumber daya alam, khususnya satwa dan tumbuhan yang dilindungi di Papua Barat, dengan pendekatan yang komprehensif dari hulu hingga hilir. Di hulu, program ini mencakup kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya perlindungan terhadap berbagai jenis satwa dan tumbuhan.
"Untuk kegiatan hilir, kami mengadakan patroli gabungan. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk UPT KLHK, TNI, Polri, dan Balai Karantina," tambahnya. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan satwa dan tumbuhan dapat meningkat, sehingga upaya pelestarian dapat berjalan lebih efektif.
ANTARA
Pelepasliaran 49 Satwa Dilindungi di Hutan Lindung Manokwari
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







