PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng berusaha memperkuat langkah deteksi dini terkait kesehatan jiwa.

Langkah ini diperkuat dengan orientasi skrining intervensi hasil skrining kesehatan jiwa dan napza bagi pengelola kesehatan jiwa di kabupaten/kota se-Kalteng.

“Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan,” kata Kepala Dinkes Kalteng saat kegiatan orientasi di Palangka Raya, baru baru ini.

Ia menekankan Individu dikatakan sehat dan sejahtera apabila memiliki kesehatan dan kesejahteraan secara paripurna yaitu keadaan yang sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial.

Sebagai informasi, skrining adalah proses pemeriksaan awal yang dilakukan untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan atau kondisi tertentu sebelum gejala muncul.

--page

Tujuan dari skrining adalah untuk mengidentifikasi orang yang mungkin memerlukan pengujian lebih lanjut atau intervensi dini. (HERMAWAN DP/j)