BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul mengungkapkan, depresi merupakan penyebab bunuh diri yang cukup tinggi, termasuk di wilayah setempat.
"Prevalensi depresi tertinggi, kelompok anak muda yang mencari pengobatan masih rendah yaitu hanya 10,4 persen. Data SKI 2023 juga menunjukkan bahwa rumah tangga yang memiliki ART dengan gangguan jiwa psikosis atau skizofrenia berdasarkan gejala dan diagnosis, sebesar 3 persen dan 6,6 persen di antaranya pernah dipasung," ungkap Suyuti Syamsul saat ditemui pada Rabu, 21 Agustus 2024.
Secara nasional, kata Suyuti, permasalahan kesehatan jiwa ini tentunya mengakibatkan kerugian ekonomi yang besar bagi daerah maupun negara. Total pembiayaan pelayanan kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut dari tahun 2016 – 2020, sebesar Rp2,6 triliun.
"Selain itu, permasalahan kesehatan jiwa ini juga mengakibatkan penurunan produktivitas bagi individu yang mengalami permasalahan kesehatan jiwa maupun keluarganya," tutur Suyuti.
"Kementerian Kesehatan melakukan terobosan dan inovasi sistem kesehatan dalam rangka percepatan pencapaian pembangunan kesehatan. Perubahan Renstra Kementerian Kesehatan merupakan aspek yang harus dilakukan sebagai rumusan operasional dari konsep transformasi kesehatan tersebut," paparnya.
--page
Dia menambahkan, upaya promotif dalam kesehatan jiwa berfokus pada tindakan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menjaga kesehatan mental. (MARINI/Y)









