**Borneonews - Jakarta**, Band musik yang berasal dari Surabaya, Thee Marloes, baru saja meluncurkan album perdana mereka dengan judul "Perak." Album ini dirilis melalui label rekaman Big Crown Records dan mengisahkan perjalanan hidup ketiga anggota band tersebut di kota kelahiran mereka.
Vokalis dan juga kibordis Thee Marloes, Natassya Sianturi, menyampaikan, "Kami ingin membagikan apa yang kami lalui dalam kehidupan ini." Pernyataan ini menunjukkan niat mereka untuk menyampaikan pengalaman personal melalui musik yang mereka ciptakan.
Album "Perak" menyajikan total 12 lagu, beberapa di antaranya merupakan *single* yang sudah dikenalkan sebelumnya. Album ini dibuka dengan *single* perdana di bawah naungan Big Crown Records berjudul Midnight Hotline. Selain itu, terdapat pula lagu balada berbahasa Indonesia seperti Beri Cinta Waktu dan I Know, yang mengeksplorasi tema seputar cara menghadapi kebohongan dalam konteks percintaan.
Lagu Not Today hadir sebagai pengingat bagi pendengarnya untuk tetap beristirahat di akhir pekan dan menyingkirkan segala kecemasan yang mengganggu. Lagu lain yang berjudul Mungkin Saja menawarkan nuansa yang lebih ceria, sementara True Love membawa Thee Marloes menjelajahi genre musik jazz yang lebih mendalam. Album ini juga memiliki lagu Over, yang menggambarkan penutupan sebuah hubungan asmara.
Di samping tujuh lagu yang telah dirilis sebelumnya, album ini juga menghadirkan sejumlah karya baru. Salah satunya adalah lagu Thank You, yang terinspirasi oleh musik *soul* dari Amerika Latin dan ditujukan sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada para pendengar yang telah memberikan dukungan selama ini.
Selain itu, terdapat lagu berjudul Nona, yang merupakan satu-satunya lagu dengan nuansa *souldies* dalam album ini. Kisah di balik lagu tersebut merupakan pengalaman pribadi dari Raka, salah satu anggota band, yang kehilangan sahabat baiknya semasa kecil. Lagu utama dari album ini adalah No One Else, yang meskipun menjadi lagu terpendek, memiliki nuansa paling emosional. Lagu ini mengisahkan perjuangan seorang gadis yang berhadapan dengan ketidakpercayaan diri pasangan.
Thee Marloes tidak hanya merilis album ini secara digital, namun juga menawarkan "Perak" dalam bentuk fisik seperti vinyl, CD, dan kaset. Album fisik tersebut dapat ditemukan di beberapa toko musik serta dijual saat band ini tampil di berbagai panggung.
Natassya berharap, "'Perak' akan menjadi persembahan yang dapat dinikmati tidak hanya oleh pendengar setia kami selama ini, tetapi juga oleh semua orang." Dengan album ini, Thee Marloes berharap dapat menjangkau lebih banyak pendengar dan berbagi cerita melalui musik mereka.
ANTARA
Thee Marloes Luncurkan Album Perdana Perak Berisikan 12 Lagu
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







