MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengumumkan pencapaian Pekan Imunisasi Nasional (PIN) untuk putaran kedua yang saat ini sedang berlangsung pada Agustus 2024. Hingga saat ini, pemberian imunisasi tersebut telah mencapai tingkat keberhasilan sebesar 91 persen dari total sasaran 151.608 anak yang berusia antara 0 hingga 7 tahun. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Suardi, menegaskan bahwa meskipun capaian saat ini telah mencapai 91 persen, program imunisasi ini masih terus dilaksanakan. Ia menjelaskan bahwa untuk mempercepat pencapaian target tersebut, pihaknya melakukan *sweeping* guna mengejar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi polio. "Kami tengah melaksanakan *sweeping* imunisasi polio dengan menyasar sekolah-sekolah dan posyandu," ungkapnya. Sebagai informasi, pada putaran pertama PIN polio, Lombok Tengah berhasil mencapai angka 97 persen dari target yang ditetapkan, dan untuk putaran kedua ini diharapkan dapat mencapai 100 persen. Suardi menunjukkan rasa optimis bahwa target ini dapat tercapai. Ia juga menekankan bahwa berdasarkan hasil capaian imunisasi polio tersebut, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya program ini terlihat cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan dampak positif dari PIN polio yang dilakukan oleh pemerintah. Tujuan dari PIN polio, menurut Suardi, adalah untuk menjaga kesehatan anak-anak, sehingga mereka dapat terbebas dari risiko penyakit polio. Dalam prosesnya, jadwal untuk putaran kedua PIN polio berlangsung dari tanggal 6 hingga 12 Agustus 2024, selama tujuh hari. Selanjutnya, kegiatan *sweeping* akan dilanjutkan dari tanggal 13 hingga 17 Agustus, setelah peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, untuk memastikan bahwa tidak ada anak yang terlewat dari imunisasi. Pemberian imunisasi dalam program PIN polio 2024 kali ini telah tersedia di 2.800 pos pelayanan yang tersebar di 154 desa yang ada di 12 kecamatan di Lombok Tengah. Dengan demikian, pelaksanaan imunisasi pada tahun ini diharapkan dapat selesai sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan. "Kami telah menyiapkan 2.800 pos pelayanan untuk mendukung kelancaran program ini," tutupnya. ANTARA