PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Djoko Poerwanto, mengimbau masyarakat dan seluruh stakeholder di Kalteng untuk bahu membahu mencegah dan menangkal penyebaran hoaks dan post truth menjelang Pilkada 2024.

"Hoaks dan post truth dapat memicu konflik dan perpecahan di masyarakat. Maka dari itu, pentingnya peran aktif masyarakat dalam melawan hoaks dan post truth untuk menciptakan Pilkada yang aman dan damai," katanya, Rabu, 21 Agustus 2024.

Menurutnya, masyarakat harus cerdas dalam memilah dan memilih informasi. Ia-pun mendorong masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya.

Kapolda juga meminta kepada seluruh stakeholder di Kalteng untuk berperan aktif dalam menangkal hoaks dan post truth. Pemerintah, media dan organisasi masyarakat harus bersinergi dalam melawan penyebaran informasi yang menyesatkan.

Lanjutnya, sangat penting untuk membangun literasi digital di masyarakat. Oleh sebab itu, ia mendorong masyarakat memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi dan memverifikasi informasi yang diterima.

--page

"Dengan literasi digital yang baik, masyarakat dapat lebih mudah mengenali hoaks dan post truth," pungkasnya. (PATHUR/Y)