**Borneonews - Jakarta**, Dalam upaya memastikan keamanan selama berlangsungnya acara Indonesia-Africa Forum (IAF) II serta High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF-MSP) 2024, kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menerjunkan sebanyak 4.523 personel. Acara internasional tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Bali pada tanggal 1 hingga 3 September 2024.
Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Sandi Nugroho, dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, menyebutkan komposisi personel yang dikerahkan. Sebanyak 1.459 personel berasal dari Mabes Polri, sementara 2.464 personel lainnya berasal dari Polda Bali. Ditambah lagi, ada 300 personel dari Polda Jawa Timur dan 300 personel dari Nusa Tenggara Barat yang turut ambil bagian dalam pengamanan.
Keberadaan personel dari Polda Jatim dan Polda NTB diperlukan karena kedua provinsi tersebut merupakan daerah penyangga bagi Bali, yang menjadi lokasi inti dari perhelatan ini. Dalam konteks ini, Irjen Sandi Nugroho menyatakan bahwa penempatan personel tersebut merupakan bagian dari operasi terpusat yang menggunakan sandi "Puri Agung II 2024".
Operasi ini direncanakan berlangsung dari tanggal 31 Agustus hingga 4 September 2024. Polri akan bekerja sama dengan berbagai instansi, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), hingga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk memastikan keamanan kedua acara internasional tersebut.
Dalam pernyataannya, Sandi Nugroho menekankan pentingnya menjaga agar kedua *event* ini dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan dalam suasana yang kondusif. Selain itu, Polri juga berperan dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bali agar tetap dalam kondisi yang aman.
Diketahui bahwa HLF-MSP 2024 yang diinisiasi oleh Indonesia mengusung tema *Strengthening Multi-Stakeholder Partnerships: Towards a Transformative Change*. Forum ini akan berlangsung selama tiga hari dan diprediksi akan dihadiri oleh seribu peserta, termasuk kepala negara atau pemerintah, pemimpin organisasi internasional, pejabat pemerintah setingkat menteri, serta representasi dari sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, filantropi, dan akademisi.
IAF yang kedua juga akan dilaksanakan bersamaan dengan HLF-MSP. Beberapa isu kerja sama yang akan menjadi prioritas dalam forum ini mencakup transformasi ekonomi, energi, pertambangan, ketahanan pangan, kesehatan, serta pembangunan. IAF 2024 ditargetkan untuk mengundang 28 kepala negara dan mempertemukan 800 peserta yang berasal dari pemerintahan, organisasi internasional dan regional, serta pelaku usaha dari Indonesia dan Afrika.
ANTARA
Polri Kerahkan Ribuan Personel Amankan IAF dan HLF-MSP 2024 di Bali
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







