SEMARANG –
**Borneonews - Temanggung**, Pemerintah Kabupaten Temanggung di Jawa Tengah telah resmi membuka Kios Pengendali Inflasi, yang dikenal dengan sebutan Kendit, di lantai 2 Pasar Kliwon Baru. Peluncuran ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pengendalian inflasi di daerah tersebut. Entargo Yutri Wardono, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Temanggung, menjelaskan bahwa keberadaan kios ini adalah untuk mendukung tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga barang. Kios ini akan berfungsi untuk mengontrol harga kebutuhan pokok di pasar, serta memastikan pasokan bahan pokok tetap terjaga. Ia menambahkan bahwa kios ini dikelola oleh Perusda Aneka Usaha dan akan menjual berbagai komoditas penting dan bahan pokok. "Kios ini akan menawarkan harga tertentu sebagai langkah intervensi saat menghadapi situasi masalah, sedangkan harga harian akan disesuaikan dengan kondisi pasar, seperti kelangkaan beras atau minyak, termasuk penyaluran beras,” ujarnya. Penjabat Bupati Temanggung, Hary Agung Prabowo, menegaskan bahwa peluncuran Kios Kendit merupakan langkah untuk menstabilkan harga sembilan bahan pokok di Kabupaten Temanggung. Ia memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang aktif mendukung pembukaan kios serupa di seluruh kabupaten/kota untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok. "Misi dari kios ini tidak hanya untuk pengendalian harga, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat kerja sama antara berbagai daerah dalam mengelola pasokan barang. Dengan kolaborasi ini, diharapkan dapat menjaga stabilitas harga antara wilayah yang berbeda," lanjutnya. Rencana ke depan mencakup pengembangan kios di pasar-pasar lain di luar Pasar Kliwon. "Kendit bertujuan untuk menstabilkan inflasi dan menjaga agar harga barang tetap dalam jangkauan masyarakat. Jika terjadi lonjakan harga, kios ini akan berperan penting dalam mengatasi ketidakstabilan tersebut," tambahnya. Gunawan Wicaksono, Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, menuturkan bahwa penambahan kios pengendali inflasi di wilayah Jawa Tengah ini sejalan dengan arahan dari Penjabat Gubernur Jawa Tengah. "Dengan adanya kios ini, masyarakat tidak perlu mencari-cari tempat untuk mendapatkan pangan dengan harga terjangkau," katanya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin sehingga kios ini dapat diresmikan. "Kios ini merupakan bagian dari imbauan Gubernur untuk mendirikan kios TPID, yang memiliki tujuan utama untuk mengendalikan inflasi,” tutupnya. ANTARA