BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah toko perhiasan menjelang Idul Fitri 1437 Hijriyah, baik yang ada di Kasongan dan Kereng Pangi Kabupaten Katingan mulai diserbu warga.

Menurut pantauan Borneonews, Senin (27/6/2016) di Pasar Kereng Pangi, puluhan toko perhiasan di pasar ini terlihat ramai dikunjungi warga, seperti di Toko Mas Khairil Fadila.

"Biasa setiap mau lebaran selain pakai baju baru, kita juga mengenakan perhiasan emas, makanya kita mau lihat-lihat dulu," ujar Sriyani, seorang warga Baun Bango Kecamatan Kamipang saat hendak membeli perhiasan emas di Pasar Kereng Pangi.

Menurutnya, mengenakan perhiasan emas pada saat Hari Raya Fitri mendatang merupakan tradisi dari keluarganya dan juga sejumlah warga lainnya.

Sementara Fadilla, pemilik Toko Mas Khairil Fadila Kereng Pangi, menuturkan jika sejak awal Ramadan hingga saat ini warga yang membeli perhiasan di toko miliknya dan toko mas lainnya mengalami peningkatan signifikan.

Padahal, katanya rata-rata harga emas itu mengalami kenaikan. Fadila menggambarkan, misalnya emas dengan kadar 99 sebelumnya dijual Rp500 ribu per gram. Namun kini harganya sudah mencapai Rp520 ribu per gram.

Sementara emas kadar 420 juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp240 ribu per gram sekarang sudah menjadi Rp250 per gram.

Pun demikian dengan emas kadar 700 yang saat ini sudah mencapai Rp500.000 lebih. Namun paling banyak kenaikannya adalah emas dengan karat 99.

Menurutnya, para pemilik toko emas ini menjual dengan harga sesuai pasaran dan juga pengaruh dolar terhadap rupiah.

"Untuk saat ini kebanyakan warga yang datang ke toko kita adalah sebagai pembeli. Katanya sih untuk digunakan saat lebaran nanti," katanya.

Namun biasanya, imbuhnya setelah lebaran warga juga banyak yang menjual kembali perhiasannya itu. "Biasanya setelah lebaran banyak juga warga yang kembali menjual perhiasan itu," imbuhnya.

Sementara itu sejumlah toko perhiasan di Pasar Kasongan juga ramai dikunjungi warga. (ABDUL GOFUR/m)