BORNEONEWS, Sukamara – Meningkatnya kebutuhan menjelang lebaran ternyata tidak berimbas pada jasa peminjaman uang tunai di PT. Pegadaian Sukamara. Bahkan saat ini warga lebih banyak melakukan penebusan barang yang sempat dijaminkan kepada pihak PT Pegadaian Sukamara.

Petugas PT Pegadaian Sukamara Fauji mengatakan, saat ini masyarakat yang melakukan peminjaman uang cenderung lebih banyak melakukan penebusan barang-barang yang dijaminkan seperti perhiasan emas dan lainnya.

“Memang saat ini masyarakat yang sudah meminjam uang di PT Pegadaian Sukamara lebih meningkat yang melakukan penebusan barang yang sudah digadaikan. Sementara yang meminjam cenderung menurun,” kata Fauji, Senin (27/06/2016).

Menurutnya, kondisi itu memang sedikit berbeda dengan daerah lainnya. Saat mendekati lebaran atau hari-hari besar lainnya masyarakat lebih banyak meminjam uang tunai untuk memenuhi kebutuhan saat lebaran.

“Kalau di Sukamara memang sedikit berbeda yakni mendekati lebaran masyarakat lebih banyak mengambil atau menebus barang yang sudah dijaminkan,” tukas Fauji.

Sementara ketika disinggung terjadinya peningkatan masyarakat yang meminjam uang, Fauji mengatakan bahwa peningkatan  akan terjadi saat memasuki musim pengerjaan proyek pembangunan. Dalam satu hari jumlah pinjaman yang dikeluarkan mencapai ratusan juta.

“Biasanya peminjaman akan meningkat bila memasuki musim proyek,” ucap Fauji.

Ia menambahkan, saat ini PT Pegadaian Sukamara hanya menerima jaminan barang seperti perhiasan emas, dan barang eletronik seperti laptop dan kendaraan.

“Saat ini untuk kendaraan kami stop dulu, karena melihat kondisi gudang penyimpanan kendaraan,” ujarnya. (MG-13/m)