PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kabupaten Pulang Pisau sebagai salah satu lumbung pangan untuk Provinsi Kalimantan Tengah. Produksi padi  terbesar kedua setelah Kabupaten Kapuas. 

Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Edy Pratowo usai menghadiri Pulang Pisau Bersholawat Senin, 19 Agustus 2024 menyampaikan jika Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membangun Rice To Rice (RTR), pabrik pengolahan padi moderen yang terletak di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu.

"Ini dalam rangka mendukung ketahanan pangan diwilayah Kalteng. Insya Allah bulan November 2024 nanti pabrik ini akan beroperasi. Sehingga padi-padi yang dihasilkan dari Kabupaten Pulang Pisau ini tidak lagi harus dibeli oleh pedagang dari luar Kalteng," kata Edy.

Selama ini padi dari Kalteng diolah di Kalimantan Selatan, dijual  kembali di Kalimantan Tengah dengan brand dari Kalimantan Selatan dengan kemasan 5 kg dan 100 kg dengan harga jual yang cukup tinggi.

"Oleh karena supaya padi-padi ini tidak lagi harus ke provinsi lain, bapak Gubernur Kalteng sepakat untuk membangun pabrik padi moderen di Kabupaten Pulang Pisau," ujar Edy.

Setelah ada RTR selanjutnya ada brand yang dihasilkan dari Pulang Pisau, lanjut Edy sehingga beras dari pertanian yang dihasilkan dari masyarkat Pulang Pisau ini akan masuk ke pasaran wilayah Kalimanyan Tengah, bahkan bisa jadi pemasok ke luar Kalimantan Tengah.(RETHA/R)