PEKANBARU –
**Borneonews - Pekanbaru**, Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen dalam mengembangkan potensi ekonomi yang mandiri di kalangan Pondok Pesantren Modern Al Kautsar yang terletak di Pekanbaru. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemprov Riau telah menyerahkan sebanyak 3.000 bibit ikan patin kepada pondok pesantren ini. Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, yang hadir pada penyerahan tersebut, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan inisiatif Pemprov Riau untuk meningkatkan usaha produktif di ponpes. Selain itu, keberadaan ikan patin diharapkan dapat menjadi tambahan pada menu sehat bagi para santri di Ponpes Al Kautsar. Menurut Zulkifli, dukungan yang diberikan oleh Pemprov Riau dimaksudkan untuk membantu pengembangan usaha budidaya perikanan yang berkelanjutan di lingkungan pesantren. Ia juga menegaskan bahwa bantuan serupa telah diberikan kepada pondok pesantren lainnya di Provinsi Riau, sebagai bentuk komitmen dalam mendorong sektor usaha di kalangan lembaga pendidikan agama ini. Dengan adanya bantuan bibit ikan ini, dia berharap Ponpes Modern Al Kautsar dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka, dengan harapan agar mereka bisa menjadi wirausaha yang mandiri tanpa meninggalkan peran mereka sebagai pendakwah. Ali Muhlisin, pimpinan Ponpes Modern Al Kautsar, memberikan apresiasi kepada Pemprov Riau atas dukungannya dalam mengembangkan unit usaha melalui pengelolaan greenhouse yang terletak di lahan seluas 2 hektare. Selain usaha budidaya ikan, ponpes ini juga aktif dalam memelihara bebek, kambing, ayam, serta berbagai jenis sayuran. Selain itu, Ketua Yayasan Pondok Modern Al Kautsar, Idham Teja Santosa, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Ia berharap upaya Pemprov Riau ini dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk mendukung kemandirian pesantren. "Terima kasih dan alhamdulillah, ini adalah berkah bagi kita semua. Semoga ini menjadi langkah awal dalam kerjasama antara pemerintah daerah dan pondok pesantren di Riau. Ponpes ini diharapkan menjadi cikal bakal dalam pembinaan umat di masa depan. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat," tutup Idham. ANTARA