**Borneonews - Rejang Lebong**, Bupati Rejang Lebong, Syamsul Effendi, menegaskan bahwa *ESTI Fest 2024*, festival budaya yang berlangsung di Desa Wisata IV Suku Menanti, merupakan momen penting dalam upaya melestarikan seni dan budaya lokal.
Menurutnya, festival ini lebih dari sekadar perayaan tahunannya; ia berfungsi sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar warga serta menggalakkan pengembangan dan pelestarian seni budaya daerah. "Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung identitas budaya kita," ungkap Bupati pada acara berlangsung di Rejang Lebong.
Festival yang diselenggarakan di Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran pada tanggal 20-21 Agustus 2024, menampilkan beragam kesenian lokal serta budaya dari suku-suku lain yang ada di sekitar wilayah tersebut. Kegiatan ini diharapkan bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke desa, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal.
Syamsul menambahkan bahwa dengan adanya festival ini, pelestarian budaya sebagai identitas masyarakat dapat terjaga dengan baik. Ia percaya, nilai-nilai budaya akan terus tumbuh, berkembang, dan lestari jika masyarakat aktif ikut serta dalam kegiatan seperti ini.
Kepala Desa IV Suku Menanti, Jumari, menjelaskan bahwa festival ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pertunjukan seni budaya lokal, serta karnaval budaya yang dihelat pada hari kedua, Rabu (21/8).
Karnaval yang berlangsung pada tanggal tersebut di mulai dari simpang tiga Balai Desa IV Suku Menanti menuju Lapangan Sepak Bola setempat. Ribuan peserta yang mengenakan kostum yang bervariasi dan unik turut meramaikan acara tersebut.
Dalam pelaksanaan karnaval kali ini, setiap peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan atraksi mereka di lokasi utama acara. Salah satu atraksi menarik adalah teaterikal legenda Ken Arok karya peserta dari Dusun V. Selain itu, peserta dari Dusun III menunjukkan atraksi perkelahian antara naga api dengan kelabang raksasa, sementara Dusun II menampilkan Tari Persatuan. Dusun I membawakan Tari Kecak Bali, menambah ragam pertunjukan yang ada.
Di sisi lain, Desa IV Suku Menanti telah meraih pencapaian dengan masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tim visitasi telah mengunjungi desa pada tanggal 7 Agustus 2024 untuk melakukan penilaian dan menentukan kriteria yang berhasil diraih oleh desa tersebut.
ANTARA
Festival ESTI Fest 2024, Pelestarian Seni dan Budaya Rejang Lebong
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







