**Borneonews - Manado**, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara berupaya mengoptimalisasi peran Kampung Keluarga Berkualitas sebagai langkah untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, D Tino Tandaju, mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah tingginya prevalensi stunting pada anak balita. Untuk itu, BKKBN telah menginisiasi pelaksanaan orientasi pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas guna mempercepat penanganan kasus stunting. Hal ini disampaikan pada acara yang berlangsung di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Lebih jauh, dia menjelaskan bahwa Kementerian PPN/Bappenas telah melakukan pemutakhiran terkait target prevalensi stunting baik di tingkat nasional maupun provinsi. Di Sulawesi Utara, ditetapkan target penurunan prevalensi stunting menjadi 19 persen pada tahun 2024 dan 5,9 persen pada tahun 2045 mendatang.
Saat ini, angka prevalensi stunting di provinsi tersebut mencapai 21,3 persen, meningkat sebesar 0,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 20,5 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa ada tantangan yang harus segera diatasi dalam upaya menurunkan angka ini.
D Tino Tandaju berharap agar pemahaman yang baik mengenai ketahanan keluarga dan pentingnya penurunan stunting dapat disebarluaskan kepada masyarakat. Dengan sosialisasi yang baik, diharapkan seluruh warga dapat berkontribusi dalam upaya ini.
Staf ahli Bupati Bidang Pemerintah Politik dan Hukum Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Santoro, mengungkapkan bahwa Desa Duini telah meraih penghargaan sebagai Rumah Data Kependudukan Konvensional terbaik di tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk memperkuat pelaksanaan program Kampung Keluarga Berkualitas, terutama dalam konteks percepatan penurunan angka stunting.
Santoro juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya penurunan stunting. Komitmen dari pemerintah daerah juga sangat dibutuhkan untuk memastikan program ini terlaksana dengan baik.
Orientasi pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensi para pengelola program. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pedoman dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
ANTARA
BKKBN Sulut Optimalkan Kampung Keluarga Berkualitas Untuk Turunkan Stunting
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Komentar (0)
Memuat komentar…







