**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, menegaskan pentingnya melanjutkan perjuangan untuk mencapai keadilan dan kesetaraan bagi perempuan dan anak-anak. Menurut himbauan yang disampaikan, perempuan dan anak-anak harus terbebas dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, serta ketidakadilan. Mereka juga harus memiliki hak yang setara dalam akses pendidikan, layanan kesehatan, dan perlindungan hukum.
Bintang Puspayoga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menghargai kemerdekaan yang dinikmati saat ini, yang merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan dari berbagai latar belakang, baik laki-laki maupun perempuan. Ia juga menyoroti kontribusi besar perempuan dalam perjuangan kemerdekaan republik ini, menyebutkan beberapa tokoh inspiratif seperti RA Kartini, Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, dan Fatmawati yang telah berjuang di garis depan.
Lebih lanjut, Menteri PPPA menjelaskan bahwa pemerintah, melalui Kementerian yang dipimpinnya, terus berkomitmen untuk memperjuangkan kesetaraan dan kesejahteraan bagi perempuan dan anak melalui berbagai kebijakan yang mendukung. Salah satu pencapaian signifikan yang berhasil diraih adalah pengesahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 yang mengatur tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak, khususnya selama fase Seribu Hari Pertama Kehidupan. Undang-undang ini diharapkan dapat menjamin pertumbuhan dan perkembangan optimal bagi anak-anak di Indonesia.
Pemerintah juga berupaya untuk menciptakan wadah yang memungkinkan semua pemangku kepentingan berkolaborasi dalam membangun lingkungan yang aman dan nyaman, serta mampu memaksimalkan potensi perempuan dan anak, yang selama ini sering terabaikan dalam proses pembangunan.
Dalam konteks tersebut, Kementerian PPPA berkolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sedang mengembangkan model-model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Model-model ini telah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat.
ANTARA
Perjuangan Kesetaraan Perempuan dan Perlindungan Anak Terus Berlanjut
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







