**Borneonews - Jakarta Barat**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat kini tengah mempersiapkan posko tanggapan masyarakat di 56 kelurahan untuk memastikan bahwa semua warga tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT). Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengecek status keanggotaan mereka sebagai pemilih.
Ketua KPU Jakarta Barat, Endang Istianti, menjelaskan bahwa posko yang didirikan mengandalkan fasilitas dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) kelurahan. Penempatan posko akan dilakukan di lokasi strategis yang ramai, seperti pasar dan pusat perbelanjaan, agar dapat menjangkau masyarakat secara maksimal.
"Posko tanggapan masyarakat ini akan berbasiskan PPS di kelurahan, tetapi lokasi tidak akan berada di kantor kelurahan itu sendiri. Contohnya, PPS bisa membuka posko di kantor lingkungan (RW), pasar, atau mal. Jadi, ketika seseorang mengakses situs *cekdptonline.kpu.go.id* dan mendapati namanya belum terdaftar, mereka dapat langsung mendaftarkan diri di posko tersebut," ujar Endang ketika dihubungi di Jakarta.
Dalam minggu lalu, KPU Jakarta Barat telah mengadakan pertemuan untuk membahas pendirian posko tersebut. Agenda selanjutnya adalah mendalami detail anggaran dan jumlah posko yang akan didirikan di setiap kelurahan melalui diskusi di tingkat KPU DKI Jakarta yang dijadwalkan pada Kamis (22/8).
Endang menambahkan, "Kami sudah melakukan rapat seminggu yang lalu, namun pola anggaran dan tempat pendirian posko masih perlu ditentukan. Posko membutuhkan tempat untuk posisi duduk dan peralatan seperti laptop. Setelah pola anggaran jelas, kami akan bisa memutuskan berapa jumlah posko yang akan dibuka di masing-masing kelurahan."
Pembahasan mengenai pembentukan posko juga mencakup tanggal dan durasi pendirian posko tersebut. Endang mengimbau masyarakat untuk aktif memeriksa status kepemilikan suara mereka melalui situs *cekdptonline.kpu.go.id*.
"Jika belum terdaftar, kami akan mempersilakan warga untuk mengunjungi posko yang telah disediakan," tegasnya.
Sebelumnya, KPU Jakarta Barat melaporkan bahwa terdapat 1.915.925 pemilih berdasarkan hasil pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan daftar pemilih sementara (DPS) di tingkat kota. Pada hari Minggu (11/8), KPU Jakarta Barat telah melakukan pleno dengan hasil pemilih yang terjumlah sebanyak itu.
Endang juga memaparkan distribusi gender pemilih, yaitu 949.932 pemilih wanita dan 962.993 pemilih pria. "Jumlah total pemilih mencapai 1.915.925, terdiri dari 949.932 pemilih wanita dan 962.993 pemilih pria," katanya.
Ia menjelaskan bahwa angka-angka ini merupakan hasil akhir pleno setelah pencatatan pemilih baru sejumlah 87.673, 98.040 pemilih yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, dan 61.895 pemilih yang melakukan perbaikan data. "Maka hasil akhirnya adalah 1.915.925 pemilih," tutup Endang.
ANTARA
KPU Jakarta Barat Siapkan Posko untuk Verifikasi Daftar Pemilih
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Komentar (0)
Memuat komentar…







