**Borneonews - Palu**, Dunia usaha di Kota Palu kini mulai mengungkapkan kekhawatiran terkait stagnasi perekonomian yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir, yang berdampak pada tingginya tingkat kemiskinan di daerah tersebut.
Seorang pengusaha, Andi Nur B. Lamakarate, menegaskan bahwa dua investasi yang ia miliki di Kota Palu tidak dapat berkembang. Menurutnya, keadaan ini disebabkan oleh minimnya lapangan pekerjaan yang disediakan oleh pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa ketiadaan peluang kerja membuat masyarakat tidak memiliki penghasilan, yang pada gilirannya meningkatkan angka kemiskinan di kota tersebut.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa per Maret 2023, jumlah penduduk miskin di Kota Palu mencapai 26.830 jiwa. Angka ini mengalami sedikit peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 26.750 jiwa.
Untuk mengatasi masalah kemiskinan ini, Andi Nur B. Lamakarate berencana untuk maju sebagai salah satu bakal calon kepala daerah, berpasangan dengan Hidayat sebagai calon wali kota untuk periode 2024-2029. Misi utama mereka adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Palu dengan membuka lebih banyak lapangan kerja.
Andi menyatakan bahwa Hidayat merupakan figur yang memiliki pengalaman luas dalam birokrasi pemerintahan. Pengalamannya meliputi berbagai jabatan, seperti camat, kepala organisasi pemerintah daerah (OPD), penjabat bupati, hingga Wali Kota Palu.
Selama masa kepemimpinan Hidayat sebagai Wali Kota Palu dari 2016 hingga 2021, ia berhasil menjaga angka kemiskinan. Pada tahun 2017, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 25.490 jiwa, berkurang menjadi 25.260 jiwa pada tahun 2018. Bahkan pascabencana pada tahun 2019, angka kemiskinan tidak meningkat secara signifikan, tetap di angka 26.620 jiwa.
Andi menekankan bahwa mereka memahami benar kebutuhan masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah, dan tantangan yang dihadapi dalam mencari pekerjaan. Ia berkomitmen bahwa jika terpilih, ia dan Hidayat akan berupaya maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palu dengan menyediakan lebih banyak kesempatan kerja.
ANTARA
Berkeluh Tentang Stagnasi Ekonomi dan Usaha Pengentasan Kemiskinan di Palu
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Komentar (0)
Memuat komentar…







