**Borneonews - Minahasa Selatan**, PT Pegadaian Kanwil V Manado telah melakukan penanaman 5.000 pohon mangrove di pantai Desa Kapitu, yang terletak di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di kawasan pesisir.
Pemimpin Pegadaian Wilayah V Manado, Pratikno, menjelaskan bahwa mereka bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah Manengkel Solidaritas serta Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam melaksanakan penanaman mangrove dan pengelolaan sampah plastik. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari komitmen Pegadaian terhadap lingkungan, khususnya yang terkait dengan ekosistem laut.
Selain itu, kegiatan ini juga disertai dengan penyerahan bantuan alat tulis sekolah kepada komunitas yang memanfaatkan plastik untuk bahan pembuatan pensil. Menurut Pratikno, program semacam ini sangat bermanfaat untuk keberlangsungan ekosistem dan perlindungan lingkungan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pesisir.
Pratikno menekankan bahwa penanaman mangrove sangat penting untuk menjaga pesisir dari pengikisan, mengembalikan habitat hutan mangrove yang semakin menipis, serta memberikan perlindungan terhadap ancaman badai. Ekosistem mangrove yang sehat memiliki fungsi vital; tidak hanya sebagai pencegah abrasi, tetapi juga sebagai tempat hidup berbagai biota laut, yang pada akhirnya berkontribusi pada ketahanan pangan di daerah pesisir.
Selain itu, Pratikno menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, PT Cargill, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Ia menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci untuk membangun kelestarian ekosistem laut yang lebih baik.
Dukungan dari Pegadaian terhadap aktivitas lingkungan akan terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan, Roi Sumangkut, juga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada PT Pegadaian Kanwil V Manado atas inisiatif penanaman 5.000 pohon mangrove dan program pengelolaan sampah plastik yang dilaksanakan di wilayah Pantai Desa Kapitu.
Roi mengungkapkan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepedulian sosial yang tinggi dan perhatian terhadap isu lingkungan, khususnya dalam gerakan penghijauan yang sangat diperlukan di daerah Minahasa Selatan.
ANTARA
Pegadaian Tanam 5.000 Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







