**Borneonews - Sampang**, Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, baru-baru ini memberikan dukungan berupa 7 ton benih rumput laut yang akan disalurkan kepada kelompok pembudi daya di daerah tersebut. Penjabat Bupati Sampang, Rudi Arifianto, mengungkapkan bahwa bantuan ini ditujukan bagi kelompok-kelompok yang terlibat dalam budi daya ikan bandeng, khususnya di Kecamatan Jrengik.
Rudi menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan produksi perikanan serta optimalisasi potensi ekonomi lokal. Salah satu metode yang digunakan adalah *polikultur*, yang dinilai sebagai pilihan yang efektif dan berbiaya rendah. Melalui penerapan metode ini, para petambak ikan bandeng tidak hanya akan mendapatkan keuntungan dari budi daya bandeng saja, tetapi juga dari hasil budidaya rumput laut. Rumput laut tersebut berfungsi sebagai pakan alami bagi ikan bandeng, sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi.
Bupati Rudi menambahkan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kerja sama antara Pemkab Sampang dan para investor dalam pengembangan rumput laut. Dalam hubungan tersebut, baru-baru ini Pemkab Sampang telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Pimpinan Jeeva Bumi Nusantara, sebuah perusahaan yang fokus pada pengembangan budi daya rumput laut.
Kesepakatan ini mencakup kolaborasi untuk mengembangkan budi daya rumput laut di kawasan Sampang. Dukungan dari investor diharapkan dapat memperkuat komitmen dalam meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, terutama bagi para petambak. Rudi Arifianto optimis bahwa melalui kerja sama yang solid antara pemerintah dan para pembudi daya ikan, hasil yang optimal dapat diraih, memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Sampang.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa hasil budidaya rumput laut akan disalurkan melalui CV. Jeeva Bumi Nusantara, yang selanjutnya akan diekspor dan diolah menjadi berbagai produk pangan maupun non-pangan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah setiap produk yang dihasilkan di Kabupaten Sampang.
Wahyu Prihartono, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, menambahkan bahwa jenis rumput laut yang akan dikembangkan berdasarkan kesepakatan dengan investor adalah *Gracilaria*. Jenis rumput laut ini juga dikenal dengan sebutan *alga merah*, yang dinilai sangat cocok untuk dikembangkan di perairan Sampang.
Kondisi perairan yang mendukung, seperti intensitas cahaya yang baik, kadar garam yang tinggi, serta arus laut yang cukup kuat, menjadi faktor penting bagi pengembangan *Gracilaria*. Di samping itu, rumput laut jenis ini memiliki permintaan tinggi di pasar internasional, sehingga menawarkan peluang ekonomi yang menguntungkan. Wahyu juga menegaskan bahwa bantuan benih rumput laut yang diberikan oleh Pemkab Sampang kepada para petambak adalah jenis *Gracilaria*, sesuai dengan kesepakatan yang ada.
ANTARA
Pemkab Sampang Salurkan 7 Ton Benih Rumput Laut untuk Pembudi Daya
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Komentar (0)
Memuat komentar…







