**Borneonews - Maros**, Pemerintah Kabupaten Maros sedang melakukan persiapan untuk memaksimalkan penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (*PPPK*) dalam program penerimaan calon pegawai negeri sipil (*CPNS*) tahun 2024. Langkah ini diambil untuk memastikan honorer daerah dapat terakomodasi secara optimal dalam formasi yang tersedia.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB, menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, pemerintah daerah tidak mengusulkan formasi untuk CPNS. Keputusan ini difokuskan pada pengangkatan pegawai PPPK, sebagai bagian dari upaya untuk menyelesaikan masalah banyaknya pegawai non-ASN yang saat ini berjumlah sekitar 4.496 orang di kabupaten tersebut.
Andi menekankan bahwa persyaratan kelulusan untuk PPPK dan CPNS sangat berbeda. Sementara untuk CPNS ada syarat kelulusan yang cukup tinggi, sehingga banyak tenaga non-ASN, khususnya yang sudah berusia lebih dewasa, merasa kesulitan untuk memenuhi *passing grade* yang ditetapkan, jika dibandingkan dengan para pendaftar umum yang merupakan *fresh graduate*.
Sebagai contoh, Pemkab Maros telah mengajukan 200 formasi untuk PPPK, di mana 80 di antaranya dialokasikan untuk tenaga kesehatan, 50 untuk guru, dan 70 untuk posisi teknis. Inisiatif ini menjadi langkah penting guna memenuhi kebutuhan pegawai di berbagai sektor dalam pemerintah kabupaten.
Di sisi lain, Nuryadi, seorang pegawai honorer di Pemkab Maros, menyampaikan bahwa ia telah terdaftar sebagai PPPK selama lima tahun. Ia merasa optimis dapat bersaing dengan pegawai honorer lainnya mengingat adanya prioritas pengangkatan honorer pada CPNS tahun 2024. Namun, ia juga mengungkapkan kekhawatiran jika harus bersaing dengan lulusan baru, karena kapasitas yang dimiliki para honorer terbatas dibandingkan dengan para *fresh graduate*.
Pernyataan serupa juga dinyatakan oleh seorang pegawai honorer lainnya yang telah mengabdi kurang lebih sepuluh tahun di lingkungan Pemkab Maros. Ia khawatir dengan persaingan yang ketat terhadap lulusan baru yang umumnya merupakan generasi milenial dan masih sangat segar dalam pengetahuan serta keterampilan akademis mereka. Situasi ini menambah tantangan bagi pegawai honorer untuk dapat bersaing secara efektif dalam proses seleksi yang akan datang.
ANTARA
Pemkab Maros Fokus Pada Penerimaan PPPK Dalam CPNS 2024
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menko Bahlil Bidik PNBP ESDM Capai Rp165 Triliun
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Monchengladbach Sudahi Rentetan Kekalahan dengan Bungkam Stuttgart
CBI Group Sudah Kirim 6.000 Liter BBM untuk Bantu Tangani Karhutla TNTP
Persib Bandung Alihkan Fokus ke Laga Hadapi Garudayaksa FC
CBI Group Kembali Bantu 2.000 Liter BBM untuk Karhutla TNTP
Komentar (0)
Memuat komentar…







