**Borneonews - Jakarta**, Presiden Terpilih Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menerima undangan resmi dari Perdana Menteri Papua Nugini, James Marape, untuk hadir dalam perayaan HUT Ke-50 negara tersebut yang akan dilaksanakan di Port Moresby pada tanggal 16 September 2025.
Penerimaan undangan ini berlangsung dalam konteks pertemuan antara kedua tokoh di Kantor PM PNG, yang berlangsung pada minggu ini. PM Marape, pada kesempatan itu, mengungkapkan, Sebagai wakil dari negara saya, saya mengundang beliau untuk hadir dalam upacara peringatan HUT Ke-50 kami tahun depan. Beliau telah mengkonfirmasi akan hadir dan kembali ke sini untuk acara tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga tidak ketinggalan untuk mengundang PM Marape untuk menghadiri pelantikannya serta Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029, yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 20 Oktober 2024.
PM Marape menyatakan bahwa Perdana Menteri Australia juga telah menerima undangan untuk pelantikan tersebut. Ia menambahkan, Kami bertiga akan hadir sebagai perwakilan dari tiga negara, yakni Republik Indonesia, Australia, dan Papua Nugini, yang merupakan negara tetangga di kawasan Indo-Pasifik. Kita berada di pusat kawasan ini, sehingga saya turut mengundang kita semua untuk hadir dalam acara pelantikan di Indonesia.
Dalam suasana yang hangat, Prabowo menyambut baik kesediaan PM Marape untuk hadir pada pelantikan tersebut. Ia juga mengungkapkan harapannya agar PM Marape menjadi pemimpin asing pertama yang berkunjung ke rumahnya di Jakarta.
Sembari bercanda, Prabowo membandingkan posisi mereka, dengan menyatakan, Ada kesamaan antara saya dan PM Marape, di mana ia adalah Perdana Menteri ke-8 Papua Nugini, dan *Insyaallah* saya akan menjadi presiden ke-8 Republik Indonesia.
Perjalanan Prabowo yang dimulai dari Canberra, Australia, berakhir di Port Moresby untuk bertemu dengan PM Marape di mana keduanya menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan yang baik antara RI dan PNG serta memperluas ruang lingkup kerja sama di berbagai bidang.
Beberapa isu strategis juga dikemukakan oleh Prabowo dalam pertemuan ini, antara lain mencakup sektor ekonomi, pendidikan, industri, pertambangan, pertahanan, serta kebudayaan. Sementara itu, PM Marape menekankan pentingnya meningkatkan hubungan antarwarga (*people-to-people*) dan pertukaran bisnis antara kedua negara (B2B).
ANTARA
Prabowo Terima Undangan HUT Ke-50 Papua Nugini 2025
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Menteri UMKM: Ojol Bisa Akses KUR untuk Beli Motor dan Modal Usaha
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Rumah Bruno Fernandes Dirampok saat MU Kalah 1-4 dari Como 1907
Komentar (0)
Memuat komentar…







