BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Sektor properti, yang mencakup perumahan, kawasan industri, dan perkantoran, menjadi penggerak utama dalam pencapaian investasi di Kota Tangerang untuk triwulan kedua tahun 2024. Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, investasi dari sektor properti menyumbang sebesar 42 persen atau setara dengan Rp1,6 triliun dari total realisasi investasi yang mencapai Rp3,97 triliun. Sugihharto menjelaskan bahwa sektor properti memberikan dampak signifikan terhadap capaian investasi di Kota Tangerang, dan tren pergerakan sektor ini menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan. "Sektor properti ini sangat besar sumbangan investasinya kepada capaian di Kota Tangerang. Karena trennya memang sedang meningkat," ujarnya. Di urutan kedua, sektor perdagangan dan reparasi juga memberikan kontribusi yang signifikan dengan persentase 14 persen atau senilai Rp559,4 miliar. Selanjutnya, sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi menempati posisi ketiga, menyumbang investasi sebesar 13 persen atau Rp506,1 miliar. Selain itu, sektor jasa dan lainnya turut menyumbang 10 persen dengan nilai Rp384,5 miliar, sementara industri karet dan plastik memberikan kontribusi enam persen senilai Rp236,36 miliar. Sugihharto menegaskan bahwa lima sektor tersebut merupakan yang paling berpengaruh dalam capaian investasi di Kota Tangerang pada periode ini. "Banyak sektor lain juga yang tumbuh positif pada triwulan kedua," tambahnya. Pemerintah Kota Tangerang memiliki harapan besar bahwa kontribusi dari sektor-sektor yang telah disebutkan dapat mendorong kemajuan sektor-sektor usaha lainnya, sehingga dapat berkontribusi secara maksimal dalam realisasi investasi di masa mendatang. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat sektor lain yang juga berperan dalam meningkatkan realisasi investasi di Kota Tangerang, di antaranya industri kendaraan bermotor, industri mesin, industri farmasi, serta industri tekstil. Beralih ke data penyerapan tenaga kerja, realisasi investasi pada triwulan kedua 2024 didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan menyerap total 14.025 tenaga kerja, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) menyerap 1.434 tenaga kerja. Sedangkan untuk total realisasi investasi pada semester pertama yang telah dirilis sebelumnya mencapai Rp4,72 triliun, dan mampu menyerap sebanyak 6.068 tenaga kerja serta didukung oleh 3.528 proyek. Capaian investasi Kota Tangerang ini telah mencapai 60,52 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp8,69 triliun berdasarkan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) untuk tahun 2024-2026. ANTARA