BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Polisi mengamankan pecahan botol di seputaran lokasi kebakaran atau belakang ruang Agama Islam, Sekolah Dasar (SD) Negeri 5 Langkai, Palangka Raya dalam giat olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polda, Polres dan Polsek Pahandut, Senin (27/6/2016).

Selain itu juga diamankan beberapa abu bekas kebakaran untuk keperluan penyelidikan kebih lanjut. Sampai saat ini, penyidik Polsek Pahandut yang menangani kasus ini masih menyelidiki penyebabnya.

"Belum bisa memastikan apa penyebabnya. Termasuk juga belum bisa kita pastikan itu akibat dibakar," ungkap Kapolsek Pahandut AKP Ani Maryani ketika dihubungi Borneonews, Senin siang.

Menurutnya, pecahan kaca botol itu juga belum bisa sepenuhnya menjadi petunjuk. Apalagi yang ditemukan juga hanya ada separuh saja. Selain itu, ketika dicium juga tidak ada tanda-tanda adanya minyak tanah atau bahan lainnya yang mudah terbakar.

"Untuk saksi, ada tiga orang. Namun yang jelas semua masih dalam penyelidikan," tuturnya.

Sekadar mengingatkan, SDN 5 Langkai yang terletak di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Palangka Raya diduga dibakar. Api menghanguskan tiga ruangan, yakni ruang Agama Islam, Kristen dan Olahraga.

Penjaga sekolah Ada Nigo Hayo, 27, menduga sekolahan itu dibakar. Dugaan ini karena deretan ruangan yang terbakar itu tidak ada kabel listriknya. Hanya saja, bagian ujung belakang ruang olahraga dipasang kabel dan bohlam untuk penerangan.

Namun pada saat kebakaran, sumber api berasal dari ruang Agama Islam atau ruang yang tidak ada arus listriknya. Tidak hanya itu, dugaan kuat lainnya yakni pada saat kebakaran lampu di ujung itu masih menyala.

"Ini pasti dibakar. Cuma siapa yang membakarnya kita tidak tahu. Kita serahkan semuanya ke penyidik kepolisian," kata Nigo. (BUDI YULIANTO/m)