**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menjalin kesepakatan dalam rangka pembinaan dan pengawasan yang berkaitan dengan penyelenggaraan usaha *ketenagalistrikan*. Kerja sama ini bertujuan untuk mengurangi risiko kebakaran yang diakibatkan oleh masalah kelistrikan di wilayah DKI Jakarta.
Penandatanganan nota kesepakatan ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Jisman Hutajulu, dan Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, pada sebuah acara yang diadakan di Jakarta. Jisman menyatakan harapannya agar perjanjian ini dapat dijadikan acuan bagi kedua belah pihak dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan dalam sektor ketenagalistrikan.
Lebih lanjut, Jisman menjelaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan kebijakan terkait ketenagalistrikan di DKI Jakarta, khususnya dalam mendukung program-program keselamatan yang relevan. Joko Agus Setyono, dalam pernyataannya, menggarisbawahi bahwa penandatanganan ini merupakan langkah strategis untuk mereduksi kejadian kebakaran yang sering terjadi akibat masalah listrik di Jakarta.
Keselamatan dalam sektor ketenagalistrikan sangat penting untuk mencegah terjadinya insiden berbahaya, seperti kebakaran akibat *korsleting* listrik serta kasus-kasus kematian akibat sengatan listrik di berbagai fasilitas umum. Data dari Kementerian ESDM menunjukkan bahwa persentase kebakaran akibat listrik di DKI Jakarta mencapai 67,2 persen pada tahun 2021, menurun menjadi 65,8 persen pada tahun 2022, dan diperkirakan 53,2 persen pada tahun 2023.
Joko menambahkan bahwa kerjasama ini juga bertujuan untuk mendukung Jakarta dalam capaiannya sebagai kota global, yang memerlukan infrastruktur kelistrikan yang canggih dan handal untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Pembinaan serta pengawasan *ketenagalistrikan* diharapkan akan menjamin bahwa infrastruktur energi yang ada dapat berfungsi secara efisien serta memenuhi standar keselamatan, sekaligus mendukung upaya penggunaan energi terbarukan.
"Dari sinergi ini, kami berharap dapat menciptakan koordinasi yang lebih baik, meningkatkan kualitas layanan, melakukan pengawasan yang lebih ketat, serta memperkuat keamanan energi dan dukungan terhadap infrastruktur energi yang ada," tegas Joko.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, pihak-pihak yang terlibat akan melakukan pembinaan, pengawasan, penertiban, serta pertukaran data dan informasi. Selain itu, mereka juga akan memberikan dukungan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam sektor *ketenagalistrikan*, serta melakukan pemantauan dan evaluasi di bidang tersebut.
Setelah penandatanganan nota kesepakatan, dilaksanakan sosialisasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan di fasilitas umum, yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang berada di subsektor ketenagalistrikan.
ANTARA
Kementerian ESDM dan DKI Jakarta Jalin Kerja Sama Kelistrikan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







