PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah menargetkan sekitar 500 ribu hektar cetak sawah baru di Kalteng untuk membantu mensukseskan program swasembada pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan target selama tiga tahun.

"Proses ini dilakukan secara bertahap. Tahap selanjutnya adalah identifikasi kepemilikan lahan dan desain pengelolaan dengan melibatkan masyarakat dan investor. Setelah irigasi tersedia, kami akan melakukan budidaya untuk selanjutnya mempersiapkan kebutuhan saprodi," ungkap Amran dalam keterangannya, Rabu malam, 21 Agustus 2024.

Dia menegaskan dalam rangka mendukung rencana besar ini, pemerintah telah menyusun anggaran. Amran menegaskan program cetak sawah merupakan langkah strategis jangka panjang yang dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Amran menyoroti potensi irigasi yang ada di beberapa lokasi di Kalteng sangat layak untuk dimanfaatkan secara maksimal.

--page

"Ini adalah uang negara yang digunakan untuk membangun irigasi, sehingga manfaatnya harus kita optimalkan," pungkasnya. (HERMAWAN DP/j)