BORNEONEWS, Bali – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng melakukan kaji tiru Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) ke Bali dengan fokus sistem pengawasan berbasis masyarakat.
“Kaji tiru pokmaswas sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan sistem pengawasan berbasis masyarakat di bidang sumber daya kelautan dan perikanan,” ungkap Kepala Dislutkan Kalteng, Darliansjah melalui Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Flederick, baru baru ini.
Ia menekankan perlu melibatkan peran aktif masyarakat dalam mengawasi pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara bertanggung jawab agar memperoleh manfaat secara berkelanjutan.
Di samping itu ditunjang dengan meningkatkan peran serta dalam bersinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan setempat.
Flederick menyampaikan kegiatan Kaji Tiru Pokmaswas diagendakan sampai hari ini, 22 Agustus 2024 yang diikuti oleh tujuh orang peserta. Terdiri dari lima orang dari Bidang PSDKP dan dua orang Pokmaswas Kalteng.
--page
Sebagai informasi, Pokmaswas merupakan organisasi masyarakat yang dibentuk untuk membantu pemerintah dalam pengawasan sumber daya alam dan lingkungan, terutama di sektor kelautan dan perikanan.
Tugas utama Pokmaswas adalah memantau aktivitas ilegal, seperti penangkapan ikan yang melanggar aturan, kegiatan yang merusak lingkungan, dan pelanggaran lainnya di wilayah perairan. (HERMAWAN DP/j)









