**Borneonews - Denpasar**, Aparat kepolisian di Polda Bali kini tengah menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian yang berujung pada kebakaran yang terjadi di Pasar Seni Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Peristiwa kebakaran tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 17 Agustus 2024, sekitar pukul 13.00 Wita.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Jansen Avitus Panjaitan, mengungkapkan bahwa penyelidikan awal mengarah pada dugaan terjadinya korsleting listrik di area lantai bawah pasar. Saat ini, tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk menilai apakah kelalaian yang menjadi penyebab kebakaran ini.
"Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali mencurigai bahwa kebakaran ini disebabkan oleh hubungan arus pendek. Namun, penyidik dari Reskrimum Polda Bali dan Polres Gianyar masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan apakah hubungan arus pendek ini terjadi karena kelalaian, kata Jansen. Ia menambahkan bahwa sangat penting untuk mengetahui apakah petugas yang berwenang dalam menjalankan tugasnya telah melaksanakannya dengan baik.
Perlu dicatat, Pasar Seni Ubud sebelumnya juga pernah mengalami kebakaran pada tahun 2016. Setelah melalui proses renovasi yang selesai dan diresmikan kembali pada 23 September 2023, pasar ini kini kembali mengalami insiden serupa. Untuk itu, pemerintah melakukan revitalisasi pada tahun 2020 setelah kebakaran sebelumnya.
Sampai saat ini, Labfor dan Ditreskrimum Polda Bali masih aktif melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai barang bukti dari lokasi kejadian kebakaran. Jansen menyatakan bahwa jika terdapat indikasi kelalaian yang jelas, tidak menutup kemungkinan akan ada pihak yang dijadikan tersangka dalam insiden kebakaran tersebut.
"Penting untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab dalam peristiwa ini. Diharapkan, adanya penegakan hukum yang tegas dapat memberikan efek jera agar insiden serupa tidak terulang di masa depan," imbuhnya.
Dugaan awal menyebutkan bahwa penyebab kebakaran di Pasar Seni Ubud berkaitan dengan arus pendek listrik yang terjadi di *basement* atau ruang bawah tanah. "Korsleting yang kami temukan di lokasi kebakaran melibatkan kabel-kabel dan material lainnya yang sekarang sedang diperiksa lebih lanjut," ujar mantan Kepala Polresta Denpasar tersebut.
Dalam insiden ini, kebakaran dilaporkan terjadi pada 17 Agustus 2024, dan 21 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Mobil pemadam tersebut berasal dari Kabupaten Gianyar dan daerah lain, termasuk Badung, Denpasar, Bangli, dan Klungkung. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun sejumlah kios dan toko mengalami kerusakan parah akibat kebakaran.
ANTARA
Polda Bali Selidiki Dugaan Kelalaian Kebakaran Pasar Seni Ubud
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…







