BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati, mengungkapkan harapannya agar Provinsi Jawa Barat dapat menjadi yang terdepan dalam bidang ketahanan pangan di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-79 Jawa Barat. Rahmat menekankan pentingnya peningkatan ketahanan pangan, agar kebutuhan masyarakat Jawa Barat dapat terpenuhi secara optimal. Ia meyakini, hal ini juga akan berdampak positif terhadap ketahanan pangan nasional secara keseluruhan. "Semoga ketahanan pangan di Jawa Barat semakin meningkat sehingga dapat mencukupi kebutuhan provinsi sendiri, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada kekuatan pangan secara nasional," ujarnya. Namun, ia juga menyoroti adanya tantangan besar yang dihadapi oleh Provinsi Jawa Barat, yaitu alih fungsi lahan pertanian. Rahmat menjelaskan bahwa lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi area permukiman dan industri harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat. Pertumbuhan populasi yang pesat menjadi salah satu penyebab utama perubahan ini, dan kondisinya dapat berdampak luas terhadap berbagai sektor, termasuk pengadaan bahan pangan. Oleh karena itu, pemerintah provinsi diharapkan dapat mengambil langkah strategis dengan meluncurkan program *Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan*. Program ini ditujukan untuk melindungi lahan pertanian yang ada, sekaligus menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat. "Dengan pertambahan jumlah penduduk di Jawa Barat, kami juga melaksanakan program *Lahan Pangan Berkelanjutan* guna menghindari kekurangan dalam pasokan beras, yang merupakan salah satu elemen kunci dalam ketahanan pangan," tambahnya. Melalui upaya yang dilakukan, Rahmat Hidayat Djati optimis bahwa pada momen Hari Jadi ke-79, Jawa Barat tidak hanya akan mencatatkan pencapaian baru dalam aspek ekonomi, tetapi juga akan menunjukkan kekuatan dalam ketahanan pangan. "Hal ini diharapkan dapat menjadikan Provinsi Jawa Barat sebagai teladan dalam pembangunan berkelanjutan yang bisa diadopsi oleh daerah lainnya," tandasnya. ANTARA