SURABAYA –
**Borneonews - Situbondo**, Pengelola Taman Nasional Baluran di Situbondo, Jawa Timur, melaporkan bahwa jumlah pengunjung selama bulan Juli mengalami lonjakan signifikan, mencapai total 20.689 orang. Angka ini mencakup wisatawan domestik serta wisatawan asing. Kenaikan jumlah kunjungan ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yakni Juni yang hanya mencatatkan 10.999 pengunjung. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup tajam dalam minat masyarakat untuk menjelajahi keindahan alam yang ditawarkan oleh Taman Nasional Baluran. Menurut Johan Setiawan, Kepala Balai Taman Nasional Baluran, peningkatan kunjungan ini dipicu oleh penutupan sementara Taman Wisata Alam Kawah Ijen yang dimulai sejak tanggal 12 Juli. Dengan satunya lokasi wisata yang ditutup, pengunjung dialihkan ke Taman Nasional Baluran. Pada bulan Juni, angka kunjungan dari wisatawan domestik tercatat sebanyak 9.200 orang, sementara dari wisatawan mancanegara mencapai 1.799 orang. Gabungan keduanya menghasilkan total 10.999 pengunjung pada bulan tersebut. Sementara itu, pada bulan Juli, pengunjung domestik meningkat menjadi 19.022 orang, sedangkan pengunjung mancanegara tercatat sebanyak 1.667 orang. Dengan demikian, total pengunjung di bulan Juli menjadi 20.689 orang. Taman Nasional Baluran menawarkan berbagai keindahan alam, termasuk hamparan padang sabana di area Bekol, yang menjadi spot favorit bagi para pengunjung. Banyak pengunjung yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berfoto bersama keluarga dengan latar belakang Gunung Baluran yang menakjubkan. Informasi lebih lanjut menunjukkan bahwa harga tiket masuk ke Taman Nasional Baluran tetap sama seperti sebelumnya. Untuk hari kerja, tiket dikenakan tarif sebesar Rp16.000 per orang, sedangkan pada hari libur atau tanggal merah, termasuk akhir pekan, tarifnya adalah Rp18.500 per orang. ANTARA