BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Tanjung Pandan**, Pemerintah Kabupaten Belitung yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tengah mengembangkan sebuah pusat kuliner berupa *food court* yang ditujukan untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Mikron Antariksa, Penjabat Bupati Belitung, menjelaskan bahwa pusat kuliner ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan sektor usaha kuliner yang dijalankan oleh pelaku UMKM. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan dapat mendukung perkembangan dan keberlangsungan usaha para pelaku usaha. Fasilitas pusat kuliner yang direncanakan memiliki kapasitas untuk menampung sebanyak 46 pedagang atau kios. Sistem sewa yang diterapkan juga telah disesuaikan sedemikian rupa agar tidak membebani para pedagang. Dengan desain yang menarik dan fasilitas yang memadai, diharapkan dapat memberikan pengalaman menyenangkan bagi pengunjung. Mikron menambahkan bahwa para pelaku UMKM di bidang kuliner yang berminat untuk menjual produk mereka di pusat kuliner ini dapat melakukan pendaftaran kepada tim yang telah dibentuk khusus untuk keperluan tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses seleksi berjalan dengan transparan dan objektif, serta menghindari potensi masalah di kemudian hari. Tim seleksi yang telah dibentuk tidak akan terlibat dalam campur tangan langsung dari pemerintah daerah. Sebagai pengganti, mereka hanya akan memberikan arahan dan bantuan untuk memastikan bahwa para pedagang yang terpilih adalah mereka yang benar-benar membutuhkan tempat untuk berjualan. Mikron mengharapkan agar peniadaan campur tangan pemerintah dalam proses ini dapat menghasilkan keputusan yang adil. Mikron juga mengingatkan kepada pedagang yang telah menerima lokasi kios, agar mereka segera menghubungi dinas terkait atau tim seleksi jika mereka tidak dapat memenuhi komitmen untuk menempati kios tersebut. Ini penting untuk menjaga kelancaran operasional pusat kuliner dan memastikan adanya kesempatan bagi pedagang lain. Dia menyampaikan permohonan maaf jika ada pelaku UMKM yang belum mendapatkan kesempatan untuk berjualan di pusat kuliner tersebut, mengingat jumlah kios yang terbatas. Namun, Mikron optimis bahwa pusat kuliner yang dibangun pada tahun 2023 ini akan memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam mencari makanan khas Belitung, serta berbagai pilihan menu lainnya. Dengan adanya pusat kuliner ini, wisatawan yang berkunjung ke Belitung dapat langsung menikmati berbagai hidangan yang ditawarkan oleh para pedagang. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan minat kunjungan serta mendukung sektor pariwisata daerah. ANTARA