**Borneonews - Makassar**, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim, mengingatkan kepada masyarakat yang berminat untuk mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) agar tidak mudah mempercayai oknum yang mengaku sebagai calo atau perantara dalam proses penerimaan CPNS 2024 di lingkungan Kejaksaan. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas siapapun yang terlibat dalam praktik calo seperti itu.
Dalam pernyataannya, Agus Salim menyatakan bahwa Kejaksaan sangat memerlukan individu-individu berkualitas dan memiliki integritas tinggi. "Mari bersama-sama kita menciptakan aparatur negara yang hebat dan berintegritas. Kami tidak segan-segan untuk mengambil langkah hukum jika ditemukan ada yang berusaha bermain-main dalam penerimaan CPNS ini," ujarnya dengan tegas.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2024, Kejaksaan Republik Indonesia (RI) akan merekrut sebanyak 9.694 orang untuk menjadi CPNS. Proses penerimaan ini telah resmi diumumkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 293 Tahun 2024, yang menetapkan kebutuhan pegawai di lingkungan Kejaksaan Agung RI.
Lebih lanjut, Soetarmi menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS Kejaksaan RI juga telah diatur dalam surat resmi dari Jaksa Agung Muda Pembinaan dengan nomor PENG-11/C/Cp.2/08/2024 tertanggal 19 Agustus 2024. Adapun formasi yang dibutuhkan mencakup 24 jenis jabatan untuk tenaga teknis, di mana sebanyak 1.773 formasi akan dibuka untuk posisi Calon Jaksa. Selain itu, akan ada lima formasi untuk Analis Hukum Ahli Pertama, 32 untuk Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama, dan 15 untuk Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Pertama.
Formasi lainnya termasuk Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama sebanyak 18 orang, Pemeriksa Forensik Digital sebanyak 28 orang, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama sebanyak 60 orang, dan Auditor Ahli Pertama sebanyak 57 orang. Posisi lain yang juga dibuka mencakup Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama sebanyak 73 orang, Penilai Pemerintah Ahli Pertama sebanyak 589 orang, serta Arsiparis Ahli Pertama sebanyak 569 orang.
Soetarmi juga merinci formasi untuk Pranata Komputer Ahli Pertama yang dijadwalkan sebanyak 500 orang, Pustakawan Ahli Pertama 37 orang, dan Ahli Statistik sebanyak 45 orang. Selain itu, akan ada penerjemah untuk beberapa bahasa, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin, dengan total formasi yang tersedia. Formasi tambahan lainnya mencakup Arsiparis Terampil, Petugas Barang Bukti, dan Pranata Hubungan Masyarakat.
Selain itu, pada tahun yang sama, 11 jenis jabatan Tenaga Kesehatan juga akan dibuka. Rinciannya adalah 73 formasi untuk Dokter Ahli Pertama, 37 untuk Dokter Gigi Ahli Pertama, dan 39 untuk Apoteker Ahli Pertama. Formasi lain seperti Nutrisionis Ahli Pertama, Bidan Terampil, dan Perawat Terampil juga diumumkan, dengan total yang signifikan untuk setiap kategori.
Pengumuman resmi mengenai seleksi CPNS untuk tahun anggaran 2024 direncanakan berlangsung antara tanggal 19 Agustus hingga 2 September 2024. Soetarmi menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan ini berasal dari pusat tanpa adanya kuota khusus untuk wilayah Sulawesi Selatan. Penempatan peserta yang lulus nantinya akan ditentukan setelah proses seleksi selesai.
ANTARA
Waspadai Calo Penerimaan CPNS 2024 di Kejaksaan Sulsel
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







