PALU –
**Borneonews - Buol**, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa bumi yang mengguncang Kecamatan Lakea di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Kamis siang, disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng Laut Sulawesi. Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, menjelaskan bahwa gempa yang terjadi merupakan tipe *shallow earthquake* atau gempa bumi dangkal. Gempa tersebut tercatat dengan kekuatan magnitudo 4,2 dan terjadi pada pukul 12.03 Waktu Indonesia Tengah. Pusat gempa terdeteksi berada 32 kilometer barat laut Buol dengan kedalaman mencapai 13 kilometer. "Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa parameter magnitudo gempa bumi ini adalah 4,2, dengan episentrum terletak pada koordinat 1,25 LU dan 121,27 BT," lanjutnya. Getaran gempa dirasakan pada intensitas II-III MMI, tetapi beruntung tidak ada laporan kerusakan akibat peristiwa tersebut. Tony Agus Wijaya juga menambahkan bahwa setelah gempa utama, terjadi satu kali gempa susulan pada pukul 13.29 Wita. Ia mengimbau kepada masyarakat yang berada di daerah Lakea dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Meskipun gempa tersebut terjadi, BMKG menjamin bahwa tidak ada potensi untuk terjadinya tsunami berdasarkan pengamatan yang dilakukan. ANTARA