MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengumumkan bahwa pendaftaran untuk seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dengan anggaran 2024 belum akan dibuka. Pihaknya masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat sebelum melanjutkan proses ini. Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Lalu Wardihan, menyampaikan bahwa saat ini pendaftaran untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) sudah dimulai. Namun, Pemkab Lombok Tengah tidak mengusulkan formasi CPNS untuk tahun 2024. “Kami tidak mengusulkan formasi CPNS tahun ini. Jika ada warga yang ingin mendaftar, mereka bisa melakukannya di daerah lain,” ujarnya. Alasan di balik keputusan ini adalah fokus pemerintah daerah yang saat ini masih menuntaskan pengangkatan tenaga honorer, khususnya guru, ke dalam posisi PPPK. “Tahun ini, formasi yang kami usulkan berjumlah 1.665 untuk tenaga pendidik, kesehatan, dan tenaga teknis,” kata Wardihan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa detail mengenai pendaftaran seleksi PPPK akan dibahas dalam rapat yang melibatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Rapat tersebut diperlukan untuk mendapatkan kepastian sebelum informasi disampaikan kepada publik. “Kami sedang menunggu keputusan dari pemerintah pusat untuk langkah selanjutnya,” tegasnya. Wardihan juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang berminat menjadi PPPK untuk mulai mempersiapkan diri dengan baik, sehingga dapat memperoleh hasil yang optimal. Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini agar setiap peserta dapat mencapai hasil yang sesuai harapan. Selanjutnya, ia menegaskan bahwa pendaftaran PPPK akan dilakukan secara transparan. Dia mengimbau kepada calon peserta agar tidak tergoda oleh oknum yang menjanjikan kelulusan, karena proses seleksi tersebut sepenuhnya adil dan terbuka. ANTARA