BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Bandarlampung**, Kombes Pol. Abdul Waras, selaku Kapolresta Bandarlampung, menyatakan bahwa permasalahan kenakalan remaja bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi harus dipandang sebagai isu yang melibatkan berbagai pihak. Menurutnya, semua elemen masyarakat, termasuk keluarga dan institusi pendidikan, perlu berkontribusi dalam mengatasi permasalahan ini. Dalam suatu diskusi yang berlangsung di Mapolresta Bandarlampung, pada hari Kamis, Kapolresta menegaskan pentingnya kerjasama yang erat di antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menyikapi dan mencegah kenakalan remaja. Abdul Waras berharap, melalui forum ini, dapat ditemukan solusi yang efektif untuk mencegah serta menangani masalah tersebut di wilayah Bandarlampung. Tujuan utama dari diskusi tersebut adalah untuk menggali dan memahami faktor-faktor yang memicu kenakalan remaja. Di antara penyebab yang diidentifikasi adalah pengaruh lingkungan, pergaulan yang tidak sehat, serta minimnya pengawasan dari orang tua. Selain itu, dampak negatif dari penggunaan media sosial juga menjadi salah satu pokok bahasan yang perlu diwaspadai. Dari hasil diskusi ini, Abdul Waras menggarisbawahi pentingnya peningkatan program edukasi dan sosialisasi terkait bahaya kenakalan remaja. Hal ini perlu dilakukan baik di lingkungan pendidikan formal maupun di masyarakat pada umumnya. Kolaborasi antarinstansi dan peran aktif masyarakat dalam memberikan pembinaan serta pengawasan terhadap remaja juga menjadi kesepakatan penting yang dicapai. Kapolresta Bandarlampung menyampaikan komitmennya untuk mendukung dan mendorong program-program pencegahan kenakalan remaja melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. "Saya tegaskan, kami akan terus memperkuat kerjasama dengan banyak pihak untuk memastikan generasi muda kita tumbuh menjadi individu yang berintegritas, serta berguna bagi bangsa dan negara," ujarnya. Abdul Waras juga menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran kolektif serta langkah konkret dalam mencegah dan mengatasi kenakalan remaja di Kota Bandarlampung. Hal ini merupakan upaya untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk keprihatinan atas meningkatnya kasus kenakalan remaja, termasuk tawuran yang sering kali berakibat fatal hingga menimbulkan korban jiwa. Dengan demikian, harapannya adalah dapat merumuskan tindakan yang tepat agar masalah ini dapat ditangani dengan lebih serius ke depannya. ANTARA