JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Fadil Imran, menegaskan bahwa persiapan untuk Olimpiade 2028 di Los Angeles telah dimulai. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo serta Kepala Subdit Ciptakarya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Zulfikar, Fadil menjelaskan urgensi *road to Olympic* yang kini sudah dalam proses. Fadil menyampaikan bahwa PBSI telah menetapkan target jangka panjang, yaitu membawa atlet bulutangkis berpartisipasi di semua nomor yang ada dalam Olimpiade Los Angeles 2028. Hal ini mencakup tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran. Harapan dari PBSI adalah agar semua nomor tersebut dapat diwakili oleh atlet Indonesia. Lebih jauh, Fadil mengungkapkan ambisi PBSI untuk meraih medali emas dalam ajang tersebut. Dia menekankan pentingnya memulai target ini dari sekarang sebagai bagian dari rencana jangka panjang organisasi yang dipimpinnya. Dalam upaya mencapai target yang telah ditetapkan, persiapan konkret akan dilakukan dengan berbagai inisiatif, termasuk pembangunan fasilitas latihan baru untuk mendukung pengembangan atlet. Fasilitas yang dimaksud direncanakan akan mulai dibangun pada tahun 2024 dan diharapkan dapat selesai pada tahun 2025. Fadil menyebutkan bahwa fasilitas tersebut akan dilengkapi dengan *sport science*, yang memungkinkan pengukuran kuantitatif terkait kebugaran, teknik, dan kesehatan atlet. Ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas latihan dan prestasi para atlet menjelang Olimpiade mendatang. Fadil juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah yang telah menjamin dukungan penuh dalam pembangunan fasilitas ini. Dukungan tersebut merupakan bagian dari prioritas program PP PBSI yang bertujuan untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi bulutangkis Indonesia di tingkat internasional. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan bulutangkis Indonesia mampu bersaing dan berprestasi lebih baik di pentas dunia. ANTARA