BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Bandarlampung**, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menginformasikan bahwa mereka telah menjalin kerja sama dengan 109 mitra dari sektor usaha dalam rangka menyelenggarakan acara *job fair* bagi siswa-siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah tersebut. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sulpakar, menyatakan bahwa kegiatan *job fair* ini merupakan inisiatif dari pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa serta lulusan SMK agar dapat memasuki dunia kerja. Hal ini diungkapkan Sulpakar dalam sebuah pernyataan di Bandarlampung. Kegiatan *job fair* ini diselenggarakan bersamaan dengan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat nasional ke-32, di mana 109 mitra dari berbagai industri turut serta. Sulpakar berharap, keikutsertaan dunia usaha dan industri ini dapat membantu menyerap tenaga kerja dari kalangan siswa SMK, baik yang telah lulus maupun yang masih duduk di kelas 11, melalui berbagai lowongan pekerjaan yang tersedia. Pada pelaksanaan *job fair* tersebut, terlihat banyak siswa SMK yang hadir dan memanfaatkan kesempatan untuk mencari pekerjaan. Sulpakar menekankan bahwa kemampuan siswa-siswa SMK di Lampung sudah sangat baik, bahkan banyak di antaranya yang telah berhasil magang di luar negeri dan bekerja di sana. Dengan adanya kegiatan *job fair* ini, pemerintah daerah turut berperan dalam memfasilitasi penyerapan tenaga kerja yang produktif ke dalam pasar kerja. Dia juga menambahkan bahwa pendidikan vokasi memiliki peranan yang sangat penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap untuk terjun ke dunia kerja. Saat ini, di Lampung terdapat sebanyak 1.003 industri yang aktif menyerap tenaga kerja dari siswa SMK, dengan lowongan pekerjaan yang mencapai lebih dari 18 ribu. Hal ini tentunya menjadi sebuah berkah bagi siswa-siswa di daerah tersebut. ANTARA