MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Medan menjalin kemitraan dengan Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) untuk mendorong pengembangan sektor ekonomi dan pendidikan di wilayah Sumatera Utara. Rektor UINSU, Prof. Nurhayati, menjelaskan bahwa institusi yang dipimpinnya adalah Badan Layanan Umum (BLU) yang memberikan kesempatan untuk pengembangan usaha ekonomi di daerah tersebut. "Kami sangat menghargai Asprindo yang telah membuka jalan untuk bentuk kerja sama ini. Hal ini sangat sesuai dengan prinsip tri dharma perguruan tinggi," ujarnya secara resmi di Medan. Harapan yang dinyatakan oleh Nurhayati adalah agar kerja sama ini tidak hanya berhenti pada tahap penandatanganan, tetapi dapat diimplementasikan dalam berbagai bentuk nyata. Salah satu inisiatif yang diusulkan adalah program magang bagi mahasiswa UINSU di perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Asprindo. "Kami berharap kerja sama ini tidak sebatas di atas kertas dan dapat memberikan manfaat timbal balik," tegasnya. Selain itu, Nurhayati juga menyampaikan keinginan agar Asprindo ikut berkontribusi dalam pengembangan fakultas-fakultas di UINSU. Salah satu bentuk kontribusi yang diharapkan adalah melalui pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang berpotensi namun berasal dari keluarga kurang mampu. "Kami sangat berharap Asprindo dapat membantu dengan beasiswa, karena banyak mahasiswa kami yang membutuhkan dukungan," tambahnya. Di sisi lain, Ketua Umum Asprindo, Jose Rizal, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. "Inisiatif ini sangat berarti karena bagian dari tanggung jawab kami untuk membangun institusi pendidikan dan memaksimalkan potensi sumber daya yang ada. Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari pertemuan informal yang sebelumnya terjadi dan kini berlanjut menjadi kesepakatan formal," jelasnya. Jose Rizal juga menjelaskan langkah konkret yang akan diambil, seperti pemanfaatan lahan yang tidak terpakai milik UINSU untuk proyek pembangunan asrama mahasiswa. Dia menilai pembangunan asrama sangat menjanjikan. "Kami berencana untuk mengirimkan tim guna melakukan survei dan mengevaluasi potensi lahan tersebut. Pembangunan asrama ini tidak hanya akan menyediakan fasilitas bagi mahasiswa, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi serta lapangan kerja baru," pungkasnya. ANTARA