**Borneonews - Medan**, Penjabat Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni menekankan pentingnya keberadaan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (*PAUD*) dalam membentuk generasi emas 2045. Ada pandangan bahwa peran ini sangat signifikan bagi masa depan anak-anak di wilayah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan oleh Agus Fatoni saat mengukuhkan Tyas Fatoni sebagai Bunda PAUD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024. Acara tersebut berlangsung di Medan pada hari Kamis. Menurut Gubernur, dia yakin bahwa Bunda PAUD akan melaksanakan tugasnya dengan baik, didukung oleh rasa tanggung jawab yang kuat dalam melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap layanan *PAUD* di provinsi ini.
Agus Fatoni juga menyampaikan bahwa Bunda PAUD memiliki potensi besar, mengingat organisasi ini tersebar tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga di tingkat kabupaten, kota, hingga desa. Kehadiran Bunda PAUD sangat diharapkan dapat mempermudah koordinasi dengan pemerintah setempat, karena para pengurusnya berperan sebagai pendamping bagi kepala daerah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan mengapa jabatan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (*TP PKK*) dan Ketua Dekranasda sering kali diisi oleh istri kepala daerah. Hal ini diharapkan akan menciptakan komunikasi yang lebih baik antara para ketua dan kepala daerah di masing-masing level, sehingga kolaborasi dapat dilakukan lebih efisien.
Demi mencapai tujuan tersebut, Agus menggarisbawahi perlunya sinergi yang kuat antara berbagai instansi. Dia berpendapat bahwa kekuatan *PKK* dan *PAUD* diharapkan dapat memperkuat posisi Provinsi Sumut hingga ke lapisan masyarakat yang paling bawah. Dalam konteks ini, Agus menyinggung upaya pencegahan stunting yang diimplementasikan dari desa hingga ke tingkat pusat, sehingga diharapkan dapat mereduksi angka stunting secara signifikan.
Menyusul dikukuhkannya pengurus Bunda PAUD 2024, Agus berharap dapat terbentuk kekuatan baru yang berkontribusi pada program-program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Acara tersebut juga menjadi wadah bagi seluruh kabupaten dan kota untuk berkumpul dalam rangka berbagi informasi dan mempercepat proses mencapai tujuan bersama.
Secara bersamaan, Penjabat Gubernur Sumut dan Bunda PAUD juga menetapkan desa atau kelurahan terbaik dalam pelaksanaan Kesatuan Gerak *PKK-KB-Kesehatan*, *Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)*, *Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS)*, serta pelayanan kesehatan di Posyandu untuk tingkat provinsi tahun 2023. Pengukuhan ini merupakan bagian dari rangkaian Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2024, yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 22 Agustus 2024.
ANTARA
Peran Bunda PAUD dalam Menciptakan Generasi Emas 2045 di Sumut
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







