JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mengungkapkan pentingnya kerja sama antarkementerian dalam menangani masalah pengangguran yang kian mendesak di Indonesia. Ia menekankan bahwa upaya ini tidak dapat hanya dilakukan melalui program jaminan sosial yang dikelola Kementerian Sosial, tetapi juga harus melibatkan sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan kementerian terkait lainnya. "Pendekatan ini harus melibatkan banyak aspek. Kementerian Sosial juga perlu memperluas fokusnya, tidak hanya pada penguatan jaring pengaman sosial, tetapi juga berperan dalam memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," tegas Maman dalam sebuah video yang broadcast melalui kanal YouTube TVR Parlemen. Lebih lanjut, Maman mengajak Kementerian Sosial untuk berupaya mencegah bertambahnya angka pengangguran dengan memperkuat beberapa program yang mendukung UMKM. Ia percaya bahwa langkah ini, bersama dengan program bantuan langsung kepada masyarakat, dapat membantu mengatasi masalah yang dihadapi di lapangan. Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, juga memberikan keterangan mengenai upaya pemerintah dalam menangani pemutusan hubungan kerja (PHK) serta peningkatan angka pengangguran. Ia menjelaskan, salah satu fokus yang dilakukan adalah transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mengurangi kesenjangan keterampilan antara pencari kerja dengan pemberi kerja. "Pelatihan yang kami laksanakan harus mampu menjawab kebutuhan pasar kerja. Oleh karena itu, kami terus berkomitmen melakukan transformasi ini," ungkap Ida. Transformasi ini bertujuan untuk menciptakan konektivitas yang lebih baik antara pemberi kerja dan pencari kerja melalui pendekatan *link and match*. Salah satu langkah konkret yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan adalah melalui pembentukan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri (FKLPI). FKLPI berfungsi sebagai jembatan antara lembaga pelatihan, khususnya BLK, dengan dunia industri, dan mempertimbangkan potensi ekonomi serta perkembangan usaha di daerah. Kementerian Ketenagakerjaan juga aktif mengurangi angka pengangguran dengan melakukan dialog yang intensif bersama para pengusaha dan pekerja. Dalam kesempatan ini, Menteri Ida meminta agar pengusaha tidak cepat mengambil langkah untuk memPHK karyawan dan mendorong mereka untuk mempertimbangkan opsi lain dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin berat. ANTARA