MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memberikan sejumlah bantuan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung daerah tersebut dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi Ibu Kota Nusantara (*IKN*). Dalam kunjungannya ke Makassar pada hari Kamis, Mentan Amran menyerahkan tambahan sebanyak 877 ribu ton pupuk bersubsidi serta 4.355 unit pompanisasi. Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan bahwa bantuan ini sangat berharga, terutama di tengah musim kemarau yang berkepanjangan. Zudan menyatakan, "Pompa air ini sangat membantu untuk mengairi sawah-sawah kita yang berpotensi mengalami kekeringan akibat musim kemarau." Penjabat Gubernur menyampaikan hal ini dalam acara Pembukaan Bimbingan Teknis Pengelolaan Komoditas Hortikultura Skala Rumah Tangga di Makassar. Selain itu, Menteri Pertanian juga menyerahkan 1.150 polybag tanaman pekarangan, yang meliputi cabai, sirih, sereh, kunyit, lengkuas, jahe, dan mangga, serta 30 unit bioflok ikan lele. Dalam kesempatan tersebut, jumlah bantuan yang diberikan ditingkatkan oleh Menteri Pertanian menjadi 10.000 polybag. Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan berupa bibit untuk berbagai tanaman tahunan, termasuk kopi, kakao, pala, dan kelapa, dengan total lahan yang dioptimalkan mencapai 10 ribu hektare. Zudan menegaskan, "Inisiatif ini bertujuan untuk menggerakkan kembali sektor hortikultura. Kami juga akan mengoptimalkan lahan seluas 13.600 hektare serta pemanfaatan rawa untuk mencapai swasembada pangan, khususnya di Sulawesi Selatan." Penjabat Gubernur Sulsel menambahkan bahwa dukungan yang diberikan oleh Kementerian Pertanian sangat selaras dengan upaya Pemprov Sulsel untuk memenuhi kebutuhan pangan di Ibu Kota Negara yang baru. Diharapkan, Sulawesi Selatan bisa menjadi pemasok utama untuk kebutuhan padi, sayur, daging, ikan, serta buah-buahan. "Kita siap mendukung kebutuhan Ibu Kota Negara yang baru sesuai dengan arahan Presiden. Sulawesi Selatan akan didorong untuk memenuhi kebutuhan tersebut, baik dalam hal padi, sayur, daging, ikan, maupun buah-buahan," pungkas Zudan. ANTARA