BORNEONEWS-Pangkalan Bun- Terjadinya gempa di Kedawangan Kalimantan Barat dan Sukamara Kalimantan Tengah 24 Juni 2016 berdasarkan penelitian BMKG disebabkan adanya aktivitas gempa bumi kerak dangkal jenis intraplate.
Terjadinya gempa bumi di pulau Kalimantan ini bisa dikatakan menarik, lantaran pulau Kalimantan tidak termasuk jalur gempa di Indonesia.
"Gempa intraplate yaitu gempa yang terdapat di dalam lempeng itu sendiri yaitu lempeng Eurasia. Hal itu disebabkan karena patahan atau sesar aktif. Kemungkinan gempa terjadi karena patahan normal atau turun," jelas kepala BMKG Pangkalan Bun Lukman Soleh Selasa (28/6/2016).
Menurutnya ada yang unik dari mekanisme gempa tersebut. "Mekanisme gempa intraplate ini masih belum banyak diketahui. Karena itulah saat ini fenomena tersebut menjadi perhatian BMKG untuk diteliti," jelasnya.
Dikatakan menarik, lanjutnya, karena umumnya gempa interplate terjadi dari tubrukan antar lempeng yang banyak terjadi di barat Pulau Sumatera dan selatan Pulau Jawa.
"Gempa yang terjadi beberapa kali di Kalimantan ini terjadi pada lempengan. Biasanya gempa terjadi pada lempengan itu sendiri tidak merusak secara kuat. Nah, gempa ini berbeda dengan yang dihasilkan oleh pergeseran atau tubrukan di antara lempengan," jelasnya.
Ia menjelaskan sekitar tahun 2010 lalu BMKG Pusat telah memasang alat pemantau gempa bumi/Tsunami Early Warning System di kantor BMKG Pangkalan Bun yang berada di Jalan Pramuka.
"Alat tersebut bekerja secara remote yang dioperasikan dari BMKG pusat. Sehingga bila terdapat aktivitas gempa, bisa dengan cepat diketahui oleh BMKG pusat dan langsung menyebarkan informasi tersebut melalui situs resmi BMKG," pungkasnya. (YD/*)
Inilah Hal Menarik Dari Peristiwa Gempa Di Kalimantan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Komentar (0)
Memuat komentar…







