PALEMBANG –
**Borneonews - Palembang**, Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan mendorong para guru di madrasah untuk aktif mengembangkan keterampilan teknologi di kalangan siswa melalui inisiatif kelas digital yang telah diluncurkan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi tantangan era digital yang kian berkembang pesat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, menyatakan bahwa guru diharapkan dapat bertransformasi menjadi *teacher learning* yang efektif dalam memberikan pelatihan teknologi. Hal ini menjadi sangat penting agar siswa tidak hanya siap, tetapi juga mampu bersaing di dalam dunia yang semakin bergantung pada digitalisasi. Syafitri menjelaskan, di zaman yang kini dikuasai oleh *internet of things*, setiap aspek kehidupan telah beradaptasi dengan digital. Ia menegaskan bahwa madrasah tidak boleh tertinggal dalam hal ini, serta harus menjadikan digitalisasi sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. "Digitalisasi adalah kebutuhan pokok di zaman sekarang, yang mana setiap elemen kehidupan kita sangat dipengaruhi oleh teknologi," tambahnya. Ia juga memberikan penghargaan kepada madrasah yang telah memulai transisi pembelajaran berbasis digital, dengan mencorongnya MTsN 1 Kota Palembang yang baru saja meluncurkan kelas digital. Kepala MTsN 1 Kota Palembang, Deny Hendrik, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kakanwil atas dukungannya dalam peluncuran kelas digital tersebut. Deny juga mengungkapkan bahwa madrasahnya telah membuka tiga ruang kelas digital, walaupun saat ini baru dua yang dilengkapi dengan sarana yang memadai. Hal ini menunjukkan minat yang besar dari siswa terhadap kelas digital yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi mereka melalui metode pembelajaran yang beragam. Dengan adanya kelas digital, Deny berharap agar siswa madrasah dapat menjadi individu yang berakhlak, bermartabat, dan berprestasi, terutama di era yang semakin mengedepankan teknologi. Sebelumnya, Kementerian Agama Sumatera Selatan telah melakukan modernisasi pendidikan melalui implementasi kelas digital yang direncanakan untuk dimulai pada bulan Juni 2024, dan ditargetkan untuk diterapkan pada tahun ajaran 2024-2025. "Kelas digital madrasah merupakan solusi modern untuk memenuhi kebutuhan akan pembelajaran di era digital saat ini. Melalui program ini, kami berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, mudah diakses, dan relevan dengan perkembangan zaman," tutupnya. ANTARA