PONTIANAK –
**Borneonews - Kapuas Hulu**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir. Saat ini, mulai terjadi genangan air di beberapa wilayah dataran rendah di daerah tersebut. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kapuas Hulu, Yanto Susanto, menjelaskan bahwa banjir sudah mulai merendam sejumlah titik di Kapuas Hulu. Sebagai langkah antisipasi, mereka telah menyiapkan posko siaga bencana yang dapat memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan dukungan, termasuk dalam hal evakuasi. Yanto menegaskan bahwa tingginya curah hujan menjadi salah satu penyebab meluapnya Sungai Kapuas, yang dimulai sejak pagi hari. Akibatnya, beberapa dataran rendah di dekat sungai, seperti Teluk Barak di Kelurahan Keramin Hilir, Desa Tanjung Jati di Kecamatan Putussibau Selatan, dan daerah Dogom di Kecamatan Putussibau Utara, mulai terendam banjir. Diperkirakan, kedalaman air di wilayah tersebut berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter di atas permukaan tanah. "Debi air masih menunjukkan peningkatan, terutama dengan hujan yang terjadi sepanjang hari," lanjutnya. BPBD juga telah menyiapkan posko bencana di kantor mereka untuk memberikan layanan bagi masyarakat yang terdampak banjir. Yanto mengingatkan kepada warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan diri dan keluarga. Ini termasuk pengawasan terhadap anak-anak, serta kewaspadaan dari ancaman hewan liar dan aliran listrik yang berbahaya. "Warga yang membutuhkan bantuan evakuasi dapat menghubungi kami. Kami juga telah menyiapkan petugas yang siaga di posko dan dapat dihubungi pada nomor handphone (081273258999)," kata Yanto lebih lanjut. Sementara itu, berdasarkan pantauan di Kelurahan Kedamin Hilir, banjir mulai menggenangi area ini sejak pukul 08.00 WIB. Debit air di lokasi tersebut masih terus meningkat hingga malam hari. Di Teluk Barak, masyarakat telah mempersiapkan perahu sebagai transportasi alternatif, mengingat Jalan Kalimantan di Kedamin Hilir sudah tergenang air dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. ANTARA