**Borneonews - Depok**, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok, Sutarno, mengungkapkan bahwa bimbingan teknis untuk operator data pokok pendidikan (*Dapodik*) bertujuan menciptakan basis data pendidikan yang objektif. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan tata kelola data yang akuntabel, menyeluruh, dan terintegrasi.
Sutarno menyampaikan bahwa data yang dihasilkan melalui program ini akan menjadi representatif untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang ada di Dinas Pendidikan Kota Depok serta pihak-pihak terkait lainnya. Pernyataan ini disampaikan saat acara bimbingan teknis operator *Dapodik* dengan tema "Sinkronisasi dan Validasi Data Dapodik 2024" yang berlangsung di Depok pada hari Kamis.
Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan pentingnya data berkualitas, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para operator mengenai bagaimana menjaga kualitas dan akurasi data *Dapodik*. Sutarno berharap dengan upaya ini, data yang dihasilkan terhindar dari potensi bias.
Salah satu upaya penting lainnya yang diusung adalah pembaruan dan pelengkapan data individu sekolah melalui aplikasi verifikasi dan validasi peserta didik (*Verval PD*), yang bertujuan untuk memastikan data tersebut valid dan akurat.
Sutarno menegaskan bahwa *Dapodik* ibarat urat nadi bagi setiap sekolah. Data yang dimuat dalam sistem tersebut mencakup informasi mengenai peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta fasilitas yang dimiliki sekolah.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa semua data terkait kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kebijakan-kebijakan ini mencakup bantuan operasional sekolah (*BOS*), tunjangan untuk guru, bantuan sarana dan prasarana, dan berbagai program lainnya.
Sebagai landasan kegiatan ini, Sutarno menyebutkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 31 Tahun 2022 mengenai Satu Data Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Surat Edaran Nomor: 6032/C/HK.04.01/2023 yang berisi tentang pemutakhiran data *Dapodik* untuk semester I tahun ajaran 2023/2024.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, serta menghadirkan narasumber dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok. Selain itu, perwakilan dari pengawas, penilik, serta operator pendidikan pada jenjang PAUD/TK dan SD di Kota Depok juga turut hadir dalam kegiatan ini.
ANTARA
Penguatan Data Pendidikan Melalui Dapodik di Kota Depok
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







