**Borneonews - Padang**, Sejumlah siswa dari SMP Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP) di Sumatera Barat, bersama dengan guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), telah berinovasi dengan meracik sabun cuci piring dan sabun cuci tangan yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan pelajar sejak usia dini.
Dewi Kartina, sebagai guru IPA, menjelaskan bahwa sabun yang dihasilkan sudah melalui pengujian dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Dinas Kesehatan. Hal ini menjamin bahwa produk tersebut aman dan ramah terhadap lingkungan. Dalam paparannya, ia menyatakan bahwa kebutuhan akan sabun cuci piring di sekitar mereka semakin meningkat, terutama untuk mencuci alat-alat rumah tangga, khususnya peralatan makan.
Dewi menambahkan, sabun cuci piring yang mereka buat tidak hanya akan digunakan di sekolah, tetapi juga ditujukan untuk masyarakat di sekitar. Untuk tahap awal, sabun ini dijual kepada guru, orang tua siswa, dan warung-warung yang berlokasi dekat dengan sekolah. Bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan sabun ini mencakup sodium laureth sulfate, NaCl, parfum dengan aroma jeruk, serta pewarna makanan.
Proses pembuatan sabun tersebut dilakukan secara manual. Siswa mengaduk campuran bahan selama kurang lebih 40 menit. Selain itu, sabun cuci tangan yang dihasilkan oleh siswa sudah dimulai sejak masa pandemi COVID-19, saat permintaan akan produk ini meningkat secara signifikan. Sekolah bersama siswa berinisiatif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Sabun cuci tangan yang dikembangkan berwarna merah, sedangkan sabun cuci piring berwarna hijau. Dalam satu kali proses pembuatan, mereka dapat menghasilkan hingga 20 liter sabun, yang kemudian dijual dengan harga Rp10.000 per botol.
Rasya Aufa Ziya, salah satu siswa kelas 3 SMP Pembangunan Laboratorium UNP, merasa senang dapat berkontribusi dalam pembuatan sabun ini. Ia mengungkapkan, "Ini adalah kali kedua saya ikut serta dalam kegiatan ini, sangat menyenangkan. Produk yang kami buat dapat dijual dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga memberikan keuntungan bagi sekolah dan siswa."
Siswa lainnya, Asyifa Farixa, juga mengungkapkan pengalamannya yang berharga selama proses pembuatan sabun. Ia merasa kegiatan ini telah mengajarinya untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan teman-teman sekelasnya, serta menekankan pentingnya praktik berwirausaha dalam menciptakan produk yang memiliki nilai jual.
SMP Pembangunan Laboratorium UNP merupakan lembaga pendidikan swasta yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Pembangunan Laboratorium Padang (YPPLP). Sekolah ini mendapatkan pembinaan langsung dari Universitas Negeri Padang dan terletak di kompleks kampus UNP Air Tawar. Selain itu, SMP ini juga termasuk dalam kategori Sekolah Penggerak di Kota Padang dan telah menerima dukungan dan pembinaan dari dosen-dosen UNP.
ANTARA
Siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP Ciptakan Sabun Ramah Lingkungan
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
BMKG: Waspadai Peningkatan Suhu di Siang Hari saat Peralihan Musim
Jangan Nekat Buang Sampah Sembarangan! Kelurahan MB Hilir Siap Tindak Pelanggar
RI-Rusia Jajaki Transfer Teknologi Tingkatkan Pengawasan Obat-makanan
Wakil Bupati Gumas Ajak Kawal Investasi untuk Kesejahteraan dan Keadilan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







