**Borneonews - Mataram**, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Nusa Tenggara Barat mengimbau kepada para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk dapat mengatur waktu pendaftaran mereka dengan baik. Hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi penumpukan pendaftar menjelang batas akhir pendaftaran. Kepala BKD NTB, Yusron Hadi, menyatakan bahwa meskipun calon pelamar masih dapat mendaftar hingga hari terakhir, ia menyarankan agar tidak semuanya menunggu hingga dekat penutupan. Pengaturan waktu pendaftaran yang tepat diharapkan dapat mengurangi kepadatan *traffic* saat mengakses situs web pendaftaran. Yusron juga menambahkan bahwa pihaknya telah meminta panitia pendaftaran untuk segera memproses berkas pendaftaran pelamar. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak perlu menunggu hingga berkas menumpuk sebelum kemudian diproses. Ia menginformasikan, bagi pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara daring melalui sistem SSCASN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, sistem sudah siap menerima masuknya data pendaftaran. Namun, menurut pengamatan Yusron, hingga saat ini belum ada pelamar yang menginput data mereka di laman tersebut. "Durasi pendaftaran ini masih berlangsung selama satu bulan. Mungkin pada minggu pertama dan kedua, berkas pelamar akan mulai terlihat masuk. Sebelum berkas diunggah, pastikan untuk memeriksa ulang agar tidak terjadi kesalahan," lanjutnya. Yusron juga mengingatkan para pelamar agar tidak terjebak atau terpengaruh oleh iming-iming dari oknum yang menjanjikan bantuan untuk kelulusan CPNS. Menurutnya, setiap tawaran semacam itu kemungkinan besar merupakan aksi penipuan. "Pastikan untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas. Pelamar disarankan untuk memperhatikan syarat-syarat yang telah diumumkan di situs resmi atau melalui pengumuman yang telah disebarluaskan," ujarnya. Ia menekankan bahwa hal terpenting bagi pelamar adalah percaya pada kemampuan diri mereka sendiri. Selain itu, para peserta juga diharapkan untuk mempersiapkan diri dengan baik melalui belajar, dalam rangka menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). "Persiapkan diri sebaik mungkin. Jangan lupa untuk terus belajar," tegas Yusron. Berdasarkan informasi yang ada, alokasi formasi untuk kebutuhan CPNS di Pemerintah Provinsi NTB sebanyak 140 orang. Rincian tersebut terdiri dari 70 formasi untuk tenaga kesehatan dan 70 formasi untuk jabatan tenaga teknis. ANTARA