MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Tim futsal putri Sumatera Utara kini telah memasuki fase pematangan sebagai langkah persiapan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan berlangsung di Aceh-Sumut, dimulai pada 29 Agustus 2024. Pelatih tim futsal putri, Bantuan Manday, mengungkapkan bahwa saat ini timnya sedang fokus dalam penajaman strategi dan teknik permainan. Mereka juga berorientasi pada situasi permainan yang lebih dinamis. "Saat ini, kami telah memasuki tahap *fun-fun game*, dengan fokus pada pematangan *set piece*, *corner kick*, *free kick*, dan *kick-in*. Penting bagi kita untuk mengasah eksekusi bola mati mengingat situasi mencetak gol dalam permainan aktif kadang sulit," jelasnya. Walaupun demikian, menjaga tingkat kebugaran dan mempertahankan karakter agresifitas yang khas dari Sumatera Utara tetap menjadi prioritas utama tim. "Kami akan terus bermain dengan tingkat agresivitas yang tinggi dan menerapkan tekanan yang kuat, karena itu adalah bagian dari identitas daerah kita. Dibutuhkan kebugaran ekstra, oleh sebab itu setiap pagi, setelah salat subuh, kami melakukan sesi *conditioning*," tuturnya. Selain meningkatkan teknik dan strategi, tim futsal Sumut juga melakukan penyesuaian terhadap jadwal latihan. Hal ini dilakukan agar para pemain dapat beradaptasi dengan waktu pertandingan yang sesungguhnya. "Kami telah menyesuaikan waktu latihan dengan jadwal pertandingan. Selama dua pekan terakhir, kami mengubah waktu latihan, karena jeda antar pertandingan adalah sekitar dua jam," tambahnya. Pelatih menjelaskan bahwa latihan dilakukan pada berbagai waktu, termasuk pukul 9 pagi, 11 siang, 1 siang, dan 3 sore. Langkah ini penting mengingat kondisi lapangan, terutama dengan cuaca panas yang sering melanda Sumatera Utara pada siang hari. "Sekiranya anak-anak tidak terbiasa, hal ini bisa menjadi masalah saat pertandingan," terangnya. Bantuan Manday juga menekankan pentingnya persiapan mental pemain. Adaptasi terhadap cuaca panas dapat berpengaruh terhadap performa mental mereka dalam bertanding. "Kami perlu menciptakan situasi yang memungkinkan pemain beradaptasi. Jika bermain pada jam 1 siang di Medan, kondisi sangat panas. Dengan demikian, kami harus mempersiapkan fisik dan mental pemain melalui latihan di jam-jam tersebut," tambahnya. Saat ini, tim futsal putri Sumut hanya menunggu waktu pelaksanaan PON dengan satu uji coba tersisa. Pelatih mengungkapkan bahwa dalam uji coba terakhir ini, tim akan lebih menekankan pada kreativitas dalam permainan. "Kami akan melakukan satu kali uji coba lagi, kemungkinan melawan tim yang tidak terlalu berat. Dalam kesempatan ini, fokus kami adalah memaksimalkan *creative play* para pemain," pungkasnya. ANTARA